Tangis Warga Lihat Rumah dan Harta Benda Musnah Tertimbun Erupsi Semeru

M Rofiq - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 13:15 WIB
pengungsi gunung semeru
Warga yang mengabarkan kondisi rumahnya terpendam pasir (Foto: M Rofiq/detikcom)
Lumajang -

Sebagian pengungsi Semeru kembali ke rumahnya di Dusun Curah Kobokan, Desa Supit Urang. Mereka ingin melihat kondisi rumahnya dan berusaha mengambil harta benda yang masih tersisa usai Semeru erupsi.

Namun saat di lokasi rumahnya, mereka tidak lagi melihat bangunan. Yang ada hanya hamparan luas pasir dan abu vulkanik dengan pohon kelapa yang warnanya tidak lagi hijau. Harapannya untuk mencari sisa-sisa harta bendanya pun musnah sudah. Uang, kendaraan, hewan ternak serta surat-surat penting yang dimiliki pun tidak tampak lagi.

Sunarto hanya terdiam terpaku. Matanya hanya bisa berkaca-kaca saat mampu melihat atap rumahnya saja. Sementara bangunan rumahnya yang utuh hancur dan tertimbun pasir awan panas.

"Semuanya rumah hancur dan hewan ternak mati. Kalau masih ada itu juga tertimbun pasir, susah diambil tanpa bantuan," kata pria yang berusia 50 tahun tersebut, Minggu (5/12/2021).

Baca juga: Rumah-rumah Warga Terendam Pasir hingga 4 Meter Akibat Erupsi Gunung Semeru

Dirinya mengaku jerih payahnya selama bertahun-tahun dan rumah yang dibangun sejak awal dengan cara menabung hilang tak tersisa.

"Harus dari awal lagi," jelas bapak empat anak ini sembari duduk termangu.

Beberapa saat kemudian, dia beranjak dari tempat duduk yang tak lain pasir dan abu vulkanik. Sejurus kemudian dirinya kembali ke tempat pengungsian. Dia mengabarkan kondisi rumahnya ke istri dan kerabatnya. Tangis pun pecah.

"Ilang kabeh mak, dicubo tenan awak dewe (Hilang semua bu, kita benar-benar diberi cobaan," katanya sembari berurai air mata memeluk keluarganya, Minggu (5/12/2021).

Simak Video 'Kepanikan Warga Dengar Awan Panas Susulan Gunung Semeru':

[Gambas:Video 20detik]