Tangis Ketakutan Warga Lumajang Saat Gunung Semeru Erupsi

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Minggu, 05 Des 2021 02:15 WIB
Puluhan warga di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang mengungsi. Mereka terdampak erupsi Gunung Semeru.
Puluhan warga yang mengungsi/Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom
Lumajang -

Puluhan warga di Dusun Kamar Kajang, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang mengungsi. Mereka terdampak erupsi Gunung Semeru.

Pantauan detikcom sekitar pukul 00.24 WIB, 85 warga mengungsi di Masjid Nurul Huda. Mereka tidur di masjid dan halaman. Desa tersebut merupakan salah satu permukiman tertinggi, atau yang paling dekat dengan pos piket titik 0 Gunung Semeru.

"Kondisi Desa Sumber Wuluh sebagai desa yang terdampak dari bencana lahar panas Semeru ini," kata Kasi Kerjasama Satpol PP Kabupaten Lumajang Adi Hendro kepada wartawan di lokasi, Minggu (5/11/2021).

"Dan debu tadi sore, sekitar pukul 16.00 sore itu sudah seperti tengah malam. Jadi gelap gulita. Jadi masyarakat bingung di sini. Ditambah dengan hujan. Sehingga banyak warga yang nangis dan ketakutan," ungkap Adi.

Selanjutnya Adi mengatakan, jalur piket titik 0 saat ini lumpuh total. Sebab, berada di jalur lahar panas.

"Sehingga awan panas menghantam vegetasi-vegetasi hutan di sekitar jalur piket 0, longsor, pohon tumbang, semua di sekitar situ hancur berantakan. Longsor itu sekitar 500 meter dengan ketinggian lumpur bisa 30 sentimeter itu paling rendah, paling tinggi 1 meter," lanjut Adi.

Warga yang menjadi korban sudah dievakuasi ke rumah sakit dan Puskesmas. Mereka mengalami luka bakar.

Simak Video 'Penampakan Rumah-rumah Terendam Pasir Erupsi Gunung Semeru':

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)