Warga Luka Bakar karena Semeru Erupsi Dilarikan ke Puskesmas

Esti Widiyana - detikNews
Sabtu, 04 Des 2021 19:40 WIB
Lumajang -

Gunung Semeru erupsi sekitar pukul 15.00 WIB, membuat warga banyak yang mengalami luka bakar. Mereka pun dibawa ke puskesmas terdekat. Salah satunya di Puskesmas Penanggal.

Otomatis suasana Puskesmas Penanggal di Kecamatan Candipuro berubah. Puluhan warga membawa korban yang terkena luka bakar dengan sepeda motor atau kendaraan yang ada. Mereka ada yang menjerit kesakitan karena kulitnya melepuh.

Rata-rata warga yang dibawa ke Puskesmas Penanggal mengalami luka bakar akibat gumpalan awan panas yang turun saat Semeru erupsi. Para korban terus berdatangan. Korban kebanyakan mengalami luka bakar di sekujur tubuh. Sementara kapasitas perawatan puskesmas overload.

"Lebih 10 pasien kami rawat. Kapasitasnya overload," kata Kepala Puskesmas Penanggal Lumajang, dr Lya Aristini, saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/12/2021).

Dia mengaku pihaknya merawat pasien luka bakar kondisi berat dan ringan. Namun rata-rata kondisinya berat dan ada yang tidak sadarkan diri.

"Banyak korban luka bakar di sini, banyak, banyak yang dirujuk ke sini. Ini setiap ambulans yang datang dari rujukan-rujukan warga," jelasnya.

Informasi yang dihimpun detikcom, para korban luka bakar diinfus dan dirawat apa adanya. Mereka dijaga keluarganya yang juga mengalami luka bakar. Kebanyakan korban kulitnya melepuh dan memerah karena terkena awan panas.

Lya menambahkan luka bakar kebanyakan di area wajah. Sehingga memang dibutuhkan rujukan ke tempat fasilitas kesehatan. Diketahui korban luka bakar di bagian wajah dan dada rawan menyebabkan sesak napas dan mempengaruhi paru-paru.

"Kasusnya banyak luka bakar, parah, luasnya sangat luas, daerah wajah banyak. Jadi memang butuh rujukan. Sekujur tubuh," ujarnya.

Dr Lya mengatakan korban luka bakar Gunung Semeru erupsi berasal dari dua kecamatan di Lumajang.

"Korban kebanyakan dari Kajar Kuning dan Curah Kobokan," pungkasnya.

(fat/fat)