Asal Usul Durian Ripto Trenggalek yang Disebut Jokowi Rasanya Enak

Adhar Muttaqin - detikNews
Kamis, 02 Des 2021 06:48 WIB
jokowi makan durian
Jokowi incip durian ripto trenggalek (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)

"Duriannya itu tidak lembek, teksturnya halus tanpa serat, kalau kuningnya tidak seberapa kuning. Terus manisnya itu cukup, enggak terlalu manis, ya pas lah pokoknya," ujarnya.

Selain itu daging durian cukup tebal dengan biji yang relatif kecil. Durian Ripto memiliki ukuran sedang, namun memiliki bentuk yang khas dibandingkan dengan durian varietas unggul lainnya. "Di dekat tangkainya bentuknya agak ke dalam," imbuhnya.

Ketenaran Durian Ripto memuncak saat memenangkan kontes durian di tingkat nasional oleh Dinas Pertanian Trenggalek pada tahun 2004. Bahkan kesuksesan durian asli Trenggalek itu turut mengantarkan Suripto bisa bertemu langsung dengan Presiden Megawati.

"Jadi bapak sempat dipanggil ke Jakarta dan berjumpa dengan Presiden, waktu itu kalau tidak salah Bu Mega," jelas Rusminah.

Tak hanya itu, durian lokal tersebut juga telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pertanian, hingga menjadi salah satu ikon durian unggulan di Kabupaten Trenggalek.

Pascakesuksesannya di kancah nasional, Durian Ripto semakin dikenal oleh masyarakat pecinta raja buah. Dampaknya, keluarganya banyak mendapat pesanan durian dari berbagai daerah.

Tingginya permintaan terhadap Durian Ripto, terkadang tidak mampu terpenuhi karena keterbatasan produksi. Hingga akhirnya dilakukan upaya pengembangan dengan membuat bibit Durian Ripto dengan sistem sambung. Batang durian non unggulan disambung dengan batang dari Durian Ripto.

"Bibit Durian Ripto sudah dikirim ke berbagai daerah. Kalau ada yang berminat di rumah saat ini masih tersedia," jelasnya.

Pada akhir 2021 ini produksi durian Trenggalek dari pohon induk tidak terlalu maksimal, karena bersamaan dengan musim penghujan. Sementara itu jumlah peminatnya cukup tinggi.

"Untuk harganya, saat ini sekitar Rp 35 ribu/kg," jelasnya.


(fat/fat)