PUPR Bangun 3 Bendungan Besar di Trenggalek untuk Pengendali Banjir-Irigasi

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 11:25 WIB
bendungan tugu trenggalek
Bendungan Tugu (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
Trenggalek -

Pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR membangun tiba bendungan besar di Trenggalek, sebagai sistem pengendalian banjir dan irigasi pertanian. Tiga bendungan yang dibangun adalah Bendungan Tugu, Bendung Bagong dan Bendungan Kampak.

Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas Mohammad Rizal, mengatakan tiga bendungan tersebut akan mengendalikan limpahan air dari sisi barat, utara dan selatan Trenggalek. Sehingga diharapkan akan mampu mereduksi hingga 70 persen potensi banjir Trenggalek.

"Jadi ini menjadi satu kesatuan dalam masterplan bendungan, masuk dalam sistem Kali Ngasinan, terdiri dari Bendungan Bagong Bendungan Tugu dan Bendungan kampak," kata Mohammad Rizal, Rabu (1/12/2021).

Dari tiga waduk tersebut baru Bendungan Tugu yang pembangunannya telah selesai. Sedangkan Bendungan Bagong saat ini masih dalam tahap pembangunan oleh PT PP-Jatiwangi KSO serta PT Abipraya-Sacna KSO.

"Untuk Bagong progresnya sampai saat ini sekitar tiga persen. Kami menargetkan awal 2024 bisa selesai seluruh pembangunan konstruksinya. Sedangkan untuk Bendungan Kampak sudah ada desainnya," jelasnya.

Rizal menambahkan, tiga bendungan di Trenggalek tersebut memiliki daya tampung air yang berbeda-beda, karena disesuaikan dengan potensi pasokan air dari kawasan hulu. Bendungan Tugu berkapasitas maksimal 12 juta meter kubik, sedangkan Bendungan Bagong ditargetkan mampu menampung air hingga 17 juta meter kubik.