PUPR Bangun 3 Bendungan Besar di Trenggalek untuk Pengendali Banjir-Irigasi

Adhar Muttaqin - detikNews
Rabu, 01 Des 2021 11:25 WIB
bendungan tugu trenggalek
Bendungan Tugu (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
"Bagong lebih besar dibandingkan dengan Tugu dan Kampak. Kalau kampak itu kami proyeksikan bisa menampung sekitar tujuh juta meter kubik," jelasnya.

Kepala BBWS Brantas ini menambahkan tiga bendungan tersebut nantinya akan terintegrasi sebagai instrumen pengendali banjir di wilayah Trenggalek. Sebab selama ini faktor penyebab banjir di wilayah dataran akibat limpahan air dari aliran Sungai Bagong, Sungai Keser dan Sungai Tawing. Tiga sungai itu bermuara di Sungai Ngasinan, sehingga kapasitasnya tidak mencukupi dan membanjiri kawasan permukiman dan pertanian.

"Tergetnya wilayah langganan banjir bisa terkendali 70 persen," imbuhnya.

Sementara terkait potensi irigasi pertanian, masing-masing bendungan diharapkan akan turut meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat. Ia mencontohkan, Bendungan Tugu indeks pertanaman akan meningkat dari 160 persen menjadi 270 persen dari 1.250 hektare area persawahan.

Artinya pada musim tanam pertama bisa mengairi 100 persen atau di 1.250 hektare, di musim tanam kedua juga 100 persen, sedangkan pada musim tanam ketiga mampu mengairi 70 persen dari 1.250 hektare.

"Tanamnya tetap tiga kali, tapi luasan irigasinya semakin luas. Awalnya itu hanya 160 persen, artinya di musim tanam pertama itu 1.250 hektare, kemudian di musim tanam yang kedua hanya 60 persen dan tidak ada musim tanam ketiga. Nah dengan ini bisa tiga kali dalam satu tahun," imbuhnya.


(fat/fat)