Meski Turun PPKM Level 2, Namun Blitar Tetap Waspadai Varian Omicron

Erliana Riady - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 19:19 WIB
Data covid-19 di kabupaten blitar Selasa (30/11/2021)
Foto: Erliana Riady
Blitar -

Kabupaten Blitar akhirnya turun ke PPKM level 2. Meski begitu, Dinkes Pemkab Blitar mengimbau tetap waspada munculnya varian Omicron. Per Selasa (30/11/2021) Kabupaten Blitar dinyatakan turun ke level 2 penerapan PPKM.

Menurut Plt Kadinkes Pemkab Blitar, Endah Woro Utami, capaian target vaksinasi menjadi indikator utama turunnya PPKM dari level 3 menjadi level 2.

"Per hari ini sampai 13 Desember mendatang kita turun ke level 2. Itu artinya capaian vaksinasi kita sudah 73, 4 persen. Dan vaksinasi lansia sudah mencapai 43,6 persen sebagai syarat PPKM level 2," tutur Woro, Selasa (30/11/2021).

Woro menandaskan, pelaksanaan PPKM level 2 ini hanya sementara. Karena menjelang libur Nataru, pemerintah telah menetapkan kebijakan secara nasional diberlakukan PPKM level 3.

Selain itu, data terbaru ada satu kasus aktif kembali tercatat di Kabupaten Blitar. Yang perlu diwaspadai, tandas Woro, ada perbedaan kasus aktif baru yang terdata hari ini. Jika dulu dua kasus aktif tercatat memegang KTP Kabupaten Blitar, namun pasien tidak tinggal dan tidak dirawat di wilayah Kabupaten Blitar.

"Nah kalau kasus aktif baru ini, memang warga yang tinggal di Kabupaten Blitar dan dirawat disini. Kondisinya sampai menyerang paru-paru walaupun tanpa komorbid. Ini artinya, virus COVID-19 masih berpotensi terjadi penularan. Tapi kasus aktif baru ini bukan terdeteksi varian Omicron," jelasnya.

Woro mengaku, pihaknya mewaspadai munculnya varian baru Covid-19 B.1.1.529 atau Omicron. Apalagi dengan turun ke level 2 ini, maka mobilitas warga semakin longgar. Kewaspadaan ditingkatkan dengan terus menambah sasaran vaksinasi dan memantau kedatangan warga dari luar negeri, seperti dari pekerja migran Indonesia (PMI)/TKI.

"Saya imbau kita bersama-sama waspadai munculnya varian Omicron ini. Walaupun sudah vaksin, tetap disiplin memakai masker. Bagi yang belum vaksin, gak usah pilih-pilih jenis vaksinnya, karena tingkat efikasi semua vaksin bisa mengurangi gejala paparan Corona," pungkasnya.

(fat/fat)