Lalin Sidoarjo ke Surabaya Atau Sebaliknya Macet Total Dampak Buruh Penuhi Jalan

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 30 Nov 2021 14:38 WIB
demo buruh di surabaya
Lalin di Sidoarjo-Surabaya padat (Foto: Hartadi/detikcom)
Surabaya - Lalu lintas dari Sidoarjo menuju Surabaya macet total. Baik melewati tol atau jalur biasa. Ini dampak buruh berangkat ke Gedung Negara Grahadi Surabaya untuk kembali berunjuk rasa terkait UMK 2022.

Salah satu pengendara, Budi mengaku terjebak kemacetan di Exit Tol Waru. Budi yang merupakan warga Sidoarjo ini sedang berangkat ke Surabaya melalui tol.

"Buruh menutup Exit Tol Waru. Macet panjang dari arah tol mau ke Waru," kata Budi kepada detikcom di Surabaya, Selasa (30/11/2021).

Dari pantauannya di lokasi, Budi menyebut lalu lintas dari arah Sidoarjo ke Surabaya macet total.

"Lalu lintas dari Sidoarjo ke arah Surabaya macet semua. Dari arah Bungurasih ke Surabaya juga macet," tambahnya.

Sementara jalur bawah dari Sidoarjo menuju Surabaya atau sebaliknya juga macet total. Hal itu diungkapkan ibu rumah tangga, Yuyun (44). Warga Pepelegi Sidoarjo ini rencananya menuju ke kawasan Sepanjang.

"Biasanya perjalanan ditempuh 15-20 menit, hingga 1,5 jam saya masih di Jalan Geluran. Tidak ada jalan lain dan tidak bisa kemana-mana, buntu semua. Pendemo berhenti di jalan dan teriak-teriak gitu," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jatim, Ahmad Fauzi mengatakan karena hari ini belum mendapatkan jawaban, massa buruh akan kembali lagi hari ini dengan jumlah massa yang lebih banyak yakni 50 ribu orang untuk demo terakhir.

"Masih ada jawaban untuk hari ini, akan ada aksi serupa Insyaallah terakhir. Mudah-mudahan, hari ini Ibu Gubernur merenung dan nanti malam akan memutuskan, kurang lebihnya Selasa malam sebagai hari puncak tanggal 30 November Ibu Gubernur segera menandatanganinya," kata Fauzi.

"Hari ini insyaallah sweeping lagi. Jumlah massa kita hasil rapat Gesper estimasi ada 50 ribu orang," kata Wakil Sekretaris DPW Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Jawa Timur (FSPMI Jatim), Nuruddin Hidayat.

(hil/fat)