7 Titik Pantura Pasuruan Rawan Banjir Karena Luapan Sungai

Muhajir Arifin - detikNews
Senin, 29 Nov 2021 11:55 WIB
titik rawan banjir di pasuruan
Salah satu titik rawan banjir di Pantura Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin)
Pasuruan -

Sebanyak 7 titik jalan di Jalur Pantura Pasuruan rawan terendam banjir di musim hujan. Banjir di titik-titik ini karena luapan sungai di sekitarnya.

Titik-titik rawan banjir di wilayah Kabupaten Pasuruan yakni di sekitar Jembatan Viaduk hingga Bundaran Gempol, Jalan Raya Beji, Jalan Raya RA Kartini Bangil, Jalan Raya Bendungan dan Jalan Raya Tambakrejo Kraton serta Jalan Raya Rejoso. Sementara di wilayah Kota Pasuruan titik rawan di Jalan Raya Ir Juanda.

"Banjir di Jembatan Viaduk dan Jalan Raya Beji depan polsek akibat luapan Sungai Wrati. Kalau di Jalan Raya RA Kartini Bangil karena luapan Sungai Latek," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris, Senin (29/11/2021).

Harris melanjutkan banjir di Jalan Raya Bendungan disebabkan luapan sungai sekitarnya dan diperparah penyumbatan di jembatan kereta. Banjir di Jalan Raya Tembokrejo disebabkan luapan Sungai Welang. Sedangkan titik banjir di Jalan Rejoso diakibatkan luapan Sungai Rejoso dan Sungai Petung.

titik rawan banjir di pasuruanFoto: Muhajir Arifin

"Untuk potensi banjir di Jalan Tembokrejo saat bisa dikurangi setelah ada normalisasi," jelas Harris.

Sementara itu banjir di Jalan Raya Ir Juanda disebabkan luapan Sungai Petung. Banjir di titik ini sering membawa lumpur tebal.

"Untuk tahun 2021 ini potensi banjir akibat Sungai Petung kemungkinan berkurang karena sudah dilakukan normalisasi," jelas Kepala BPBD Kota Pasuruan Samsul Hadi.

Banjir di jalan pantura Pasuruan bisa berlangsung berjam-jam. Di Jalan Raya Tambakrejo bahkan seringkali menyebabkan lalu lintas lumpuh.

Pihak BPBD menyarankan agar pengendara lebih waspada saat hujan lebat. "Memang perlu diwaspadai, pengendara bisa memikirkan jalur alternatif," jelas Harris.

Selain 7 titik di Jalur Pantura, 2 titik di Jalur Surabaya-Malang juga rawan terendam air yakni di Jalan By Pass Pandaan dan Jalan Raya Sukorejo.

"Dia dua titik itu akibat luapan saluran irigasi yang kurang memadai. Bukan karena luapan sungai jadi relatif sebentar sudah surut," terang Harris.

(iwd/iwd)