Kejurprov eSport Digelar Diikuti 1.000 Peserta dari Jatim

Esti Widiyana - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 20:17 WIB
Kejurprov eSport Jatim Diikuti 1.000 Peserta
Foto: Esti Widiyana
Surabaya -

Kejuaran provinsi (Kejurprov) Jatim eSport diikuti 1.000 peserta dari berbagai daerah. KONI dan Dispora Jatim fokus kondisi kesehatan fisik, gizi hingga jantung.

Ketua Harian KONI jatim, M Nabil mengatakan kejurprov digelar untuk seluruh cabang olahraga (cabor) dan diikuti 350 tim.

"Esport ini baru selesai mengikuti eksebisi di PON. Tapi kita melakukan penguatan-penguatan. Kan ini ada yang bentuk rekreasi, game ini hiburan, bentuk edukasi, melakuakn pendidikan. Kita mengambil di prestasinya. Nanti yang akan dilakukan rekreasi Dispora yang melakukan," kata Nabil saat ditemui di penutupan Kejurprov eSport Jatim di Grand City Mal, Minggu (28/11/2021).

Menurutnya, yang penting dalam eSport adanya sosialisasi dan frekuensi yang sama. eSport ini juga memberi dampak positif bagi kawula muda.

"Nanti kita akan bekerja sama latihan fisik di luar tanding mereka. Ini yang mesti harus ditangani, kalau hanya bermain saja, fisik dan psikis tidak dikelola akan menjadi masalah. Mesti diakomodir anak-anak semua, bagaimana sekolah fokus, latihan fokus. Fisinya juga. Ini kan adrenalin, ketegangan jantungnya, kalau fisiknya tidak maksimal nanti, termasuk gizinya," jelasnya.

Kadispora Jatim, Pulung Chausar menyikapi stigma negatif orang tua jika anaknya bermain game. Dia meyakinkan, jika game tersebut bisa diwadahi hingga menjadi sebuah prestasi.

Pada prinsipnya, lanjut Pulung, harus disiplin. Anak harus mengerti kapan harus olahraga fisik, olahraga esport, hoby atau olahraga rekreasi.

"Sepanjang semuanya dilakuakan secara disiplin teratur semuanya, saya pikir orang tua akan mendukung. Kami Dispora dan Koni Jatim bahu membahu untuk mewadahi dan memfasilitasi semua kegiatan yang bersifat positif dari generasi muda, terutama generasi muda," kata Pulung.

Sementara Ketua Pelaksana Bryan Suwanto mengatakan animo masyarakat untuk mengikuti eSport. "Animonya sangat bagus, kita melihat atlet-atlet di Jatim punya wadah untuk unjuk diri berprestasi, antusias banyak. Pesertanya se-Jatim 350 tim dan total tembus 1.000 peserta. Antusiasme sangat bagus," ujarnya.

Bahkan, peserta e-Sport tidaj hanya didominasi kota besar. Ini membuktikan banyak bakat terpendam. "Mungkin selama ini mereka kurang ajang untuk menunjukkan prestasinya. Bahkan di daerah ini bisa juara, unjuk diri. Harapannya terus berkembang seperti bola salju yang terus bergulung," pungkasnya.

(fat/fat)