Begini Kondisi Kakak Beradik di Jember Kelainan Genetik Sejak Lahir

Yakub Mulyono - detikNews
Minggu, 28 Nov 2021 20:48 WIB
Rudi (18) dan Rasidi (12) warga jember
Dua anak kelainan genetik di Jember (Foto: Yakub Mulyono/detikcom)
Jember -

Rudi (18) dan Rasidi (12) warga Dusun Wringinsari, Desa Jatimulyo, Kecamatan Jenggawah, Jember, mengalami kelainan genetik sejak lahir. Wajah dua kakak beradik itu terlihat lonjong dan keduanya mengalami pertumbuhan fisik dan mental kurang normal.

Rudi dan Rasidi adalah anak pasangan Sayedi (69) dan Maryam (48). Sehari-hari bapak dua anak itu bekerja sebagai buruh tani dan ibunya hanya seorang ibu rumah tangga. Karena harus mengurus keduanya.

Menurut Maryam, pertumbuhan kedua anaknya itu berbeda. Padahal awalnya, pertumbuhan Rudi normal.

"Tapi masuk umur 8 tahun, tiba-tiba Rudi sakit panas dan kejang-kejang. Setelah itu dikasih obat," kata Maryam, Minggu (28/11/2021).

Namun saat dirawat karena sakitnya itu, kata Maryam, kondisi anaknya menjadi seperti sekarang. Dengan bentuk wajah lonjong, susah berbicara dan hyperaktif.

"Untuk badannya tampak normal, tapi sikapnya aktif banget dan lari-larian di sekitar rumah," ucapnya.

Sementara untuk Rasidi, mulai dari lahir sudah tampak kelainan. "Lahirnya prematur masih 7 bulan sudah lahir. Tidak genap 9 bulan. Sehingga waktu itu harus masuk inkubator selama 7 hari," kata Maryam.

Namun berbeda dengan kakaknya, kata Maryam, kondisi pertumbuhan Rasidi berbeda. Rasidi tidak mampu bergerak aktif dan hanya di kasur dengan tidur miring.

Meski umurnya 12 tahun, kondisi tubuhnya meringkuk seperti bayi tidak bisa berkomunikasi lancar dan wajahnya mirip sang kakak, yakni lonjong. Berbeda dengan kakaknya, untuk Rasidi mengalami kebutaan. Dia juga hanya bisa menangis dan tersenyum saat digendong ibunya.

Karena kondisi keluarga tidak mampu, kondisi Rudi-Rasidi tidak pernah mendapat perhatian serius secara medis.

"Ya mau gimana, bapaknya gak bisa kerja dengan baik. Pernah sakit panas dan kejang-kejang adiknya itu mirip Rudi. Tapi kami bawa ke Puskesmas Jenggawah dua kali, dan pulang tidak ada biaya untuk berobat," tuturnya.

Maryam menambahkan, sebenarnya dia memiliki 3 anak lainnya.

"Tapi ketiganya sudah meninggal. Rudi anak ketiga, anak pertama kedua meninggal, anak keempat meninggal dan yang terakhir Rasidi itu. Total anak saya ada 5 semua," tandasnya.

(fat/fat)