Angin Kencang Terjang Tuban, 30 Rumah dan 3 Bangunan Rusak

Ainur Rofiq - detikNews
Sabtu, 27 Nov 2021 14:28 WIB
puluhan rumah dan kandang ayam rusak
Kandang ayam yang rusak (Foto: Ainur Rofiq/detikcom)
Tuban -

Hujan disertai angin kencang menerjang Tuban. Puluhan rumah warga di Desa Klutuk, Tambakboyo, rusak. Kejadian pada Jumat (26/11) siang itu membuat kaget warga.

Data BPBD Tuban usai melakukan asesmen menyebut kejadian itu menyebabkan 30 rumah rusak, 1 bangunan SD Klutuk 2 rusak, 2 kandang ayam warga rusak, serta 1 buah warung juga rusak.

"BPBD Kabupaten Tuban mendapat Laporan bahwa telah terjadi angin puting beliung di Desa Klutuk Kecamatan Tambakboyo Kabupaten Tuban, yang berdampak pada rusaknya beberapa rumah, tempat usaha dan fasilitas umum," jelas Kepala BPBD Tuban Yudi Irwanto kepada detikcom, Sabtu ( 27/11/2021).

Dari kerusakan tersebut, tambah Yudi, kerugian diperkirakan mencapai Rp 120 juta. Warga juga disuplai sembako dan bantuan bahan material atap berupa galvalum.

"Kerugian warga sekitar Rp 120 juta. Dan sudah menyuplai sembako dan bahan material atap berupa galvalum," tambahnya.

Sebelumnya, seorang warga Bisri (54) mengatakan kejadian pada Jumat (26/11) sore itu berawal saat mendung gelap lalu turun hujan gerimis. Angin kencang kemudian datang secara tiba-tiba dari arah selatan menuju ke utara.

"Kejadian itu awalnya sekitar setengah dua siang. Mendung peteng (gelap) terus gerimis. Sesaat kemudian angin dari selatan ke utara sangat kencang menyapu genting. Galvalum rumah warga beterbangan lepas dari rumah. Banyak juga pohon yang tumbang. Masyaallah dahsyat angine," ujar Bisri kepada detikcom.

Bisri menambahkan kandang ayamnya yang berukuran 9x60 meter miliknya juga rusak atapnya di hantam angin hingga porakporanda.

"Kandang ayam kulo sing wonten ayamnya baru usia sebulan atapnya rusak. Ayam kedinginan satu malam. Mugi kemawon boten kathah sing pejah (semoga tidak ada yang mati)," imbuh Bisri.

Selain menerbangkan puluhan atap rumah, angin kencang juga merusak atap sebuah SD. Ada satu rumah rusak berat milik Kusrini (50) dan satu warung rusak berat milik Sutikno (38).

Akibat banyak rumah warga yang rusak dan pohon tumbang, listrik padam hingga malam hari. Kini warga Desa Klutuk yang rumahnya rusak melakukan upaya perbaikan masing masing.

(fat/fat)