Korban Pencurian di Banyuwangi Maafkan Pelaku, Ini Alasan Polisi Lakukan Mediasi

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 26 Nov 2021 16:25 WIB
pencurian di banyuwangi
Mediasi yang dilakukan korban dan pelaku dan dihadiri polisi, kelurahan, dan kecamatan (Foto: Dok. Polsek Srono)
Banyuwangi - Kasus pencurian di Banyuwangi berakhir damai. Bahkan korban memaafkan, mencabut laporan, dan memberikan paket sembako kepada pelaku.

Ending kasus yang berakhir damai ini tak lepas dari peran polisi yakni Polsek Srono. Polisi melakukan upaya Restorative Justice dalam kasus ini di masa pandemi COVID-19.

Kapolsek Srono Iptu Junaidi membenarkan upaya Restorative Justice dalam kasus ini. Sebab kerugian dalam kasus pencurian itu tidak sampai Rp 2,5 juta.

pencurian di banyuwangiFoto: Dok. Polsek Srono

"Sesuai dengan Perpol dan arahan Kapolri kita mengupayakan adanya mediasi. Kita lakukan Restorative Justice terhadap kasus ini," ujar Junaidi kepada detikcom, Jumat (26/11/2021).

Rupanya dalam upaya mediasi itu, kata Junaidi, korban pencurian yakni Bambang Suhermanto merasa iba dengan kondisi keluarga dan pelaku, AS. Sehingga Bambang memaafkan AS dan bahkan memberikan paket sembako.

"Ada rasa iba dan akhirnya korban memberikan paket sembako itu untuk keluarga dan pelaku. Pelaku ini korban PPKM karena terpaksa menganggur di masa pandemi. Korban ikhlas mencabut laporan dan sangat dermawan," tambah Junaidi.

Sebelumnya polisi mengamankan AS di rumahnya setelah adanya laporan pencurian yang dilakukan AS. Pencurian dilakukan pada 17 November 2021 lalu. Saat itu pelaku berhasil membobol gudang milik korban dan membawa kompresor pendingin ruangan dan beberapa besi.

"Korban kemudian bertanya kepada pelaku saat itu dari mana asal besi dan kompresor itu. Korban kemudian mengecek gudang. Karena kelengahan korban pelaku kemudian kabur," tambahnya.

Oleh karena itu, korban kemudian melaporkan kasus ini ke polisi. Setelah ditangkap, polisi kemudian menggelar mediasi bersama perangkat desa dan kecamatan.

"Korban kehilangan 1 kompresor AC, 2 besi ukuran 3 dim masing masing panjang 8 meter. Pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 1,5 juta," pungkasnya. (iwd/iwd)