5 Hari Dirawat di Malang, Korban Penusukan Brutal di Kota Pasuruan Meninggal

Muhajir Arifin - detikNews
Sabtu, 20 Nov 2021 23:30 WIB
Aksi penusukan brutal di sebuah toko tembakau terekam CCTV. Video penusukan yang diduga kuat di Kota Pasuruan itu beredar luas di media sosial.
Foto: Tangkapan Layar
Pasuruan - Mokhammad Fatkhurrozy (23), korban penusukan brutal di toko tembakau, Kota Pasuruan, meninggal. Korban mengembuskan nafas terakhir setelah 5 hari di rawat di RSSA Malang.

"Meninggal sore tadi. Jenazah sedang dalam perjalanan ke rumah duka," kata Sumarno (45), tetangga korban, Sabtu (20/11/2021).

Kabar duka meninggalnya pemuda asal Kelurahan Blandongan, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan, itu juga dibenarkan pihak kepolisian.

"Benar. Anggota juga sudah ke sana (RSSA)," kata Kanit Reskrim Polsek Gadingrejo Iptu Kokoh Rakhmadi.

Diberitakan sebelumnya, aksi penusukan brutal di sebuah toko tembakau, Jalan Raya Soekarno-Hatta, terekam CCTV dan tersebar. Penusukan itu terjadi Senin (15/11/2021) pukul 17.30 WIB.

Dalam video berdurasi 20 detik itu tampak tiga orang berada di sebuah toko. Satu pembeli tampak menunggu racikan tembakau sambil duduk, satu pembeli lain memakai helm warna putih terlihat memilih jenis tembakau sambil berdiri. Sementara penjual sibuk meracik tembakau.

Sejurus kemudian, seorang pria memakai helm putih datang dari belakang pembeli yang sedang berdiri. Pria berjaket itu membalik tubuh pembeli itu dan menghujamkan senjata tajam ke perutnya.

Mendapat serangan tiba-tiba, korban tampak sempoyongan. Namun pelaku tetap menusukkan hingga korban jatuh.

Saat korban terjatuh, pelaku kembali menusuk punggung korban kemudian kabur. Korban tampak kesakitan memegangi perutnya.

(fat/fat)