2.100 Berkas Aset Pemkab Tengah Diproses Sertifikasi Oleh BPN Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 20:47 WIB
bpn banyuwangi
12 loket layanan baru dibuka oleh BPN Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Pemkab Banyuwangi terbantu dengan pelayanan cepat dan prosedural Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi. Seiring dengan dibukanya 12 loket Pertanahan yang baru dibuka oleh Kantor Pertanahan setempat. Sebanyak 2.100 berkas aset daerah tengah diproses sertifikasi oleh BPN setempat.

Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah mengatakan selaku Pemerintah Daerah merasa pihaknya sangat terbantu oleh kinerja cepat jajaran Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi untuk menyertifikasi Aset Daerah.

"Aset-aset daerah yang hari ini terselamatkan sekitar 2.100 yang saat ini diproses, mungkin nanti pakai gledekan itu untuk menyerahkan ini. Dan itu sudah diapresiasi oleh Gubernur, KPK dan juga Kepala BPN Jawa Timur," jelas Sugirah saat mengunjungi BPN Banyuwangi, Jumat (19/11/2021).

Kunjungan Wabup ini bersamaan dengan penyerahan delapan EDC dari BRI oleh Pimpinan Cabang BRI Banyuwangi Sari Wahono.

Mulai 1 November 2021, Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi buka 12 Loket Layanan Pertanahan. Hal ini untuk mempercepat pelayanan pertanahan, serta mengurangi jumlah antrean karena luas wilayah Banyuwangi yang begitu besar dan tingginya animo masyarakat mendaftarkan tanah.

"Yang sudah baik seperti ini dipertahankan dan bahkan ditingkatkan," ujarnya.

"Sertifikat ini menghindari adanya kesalahpahaman, oleh karena itu BPN hadir luar biasa dalam rangka untuk memberikan pelayanan dan ini akan memberikan stabilitas dan ketentraman masyarakat Banyuwangi," tambahnya.

Sugirah menambahkan dengan pelayanan pertanahan yang semakin baik, Kantor Pertanahan telah membantu percepatan ekonomi Kabupaten Banyuwangi.

"Investasi akan datang, pertumbuhan lapangan kerja dan itu akan menjadi multiplier ekonomi yang selama dua tahun kita kena pandemi COVID-19 ini segera bangkit dan bahkan ini harus berlari dengan cepat," jelasnya.

Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Banyuwangi, Budiono, mengatakan bahwa Pemasangan mesin EDC pada setiap loket ini ditujukan agar masyarakat pengguna layanan dapat melakukan pembayaran pada loket yang sama saat mendaftar dan juga cashless. Selain praktis dan cepat, hal ini juga meminimalisir kemungkinan KKN.

"Kami terus berbenah, untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Banyuwangi," tambahnya.

(iwd/iwd)