Bandara Juanda Siapkan Langkah Aman Antisipasi Cuaca Ekstrem

Suparno - detikNews
Jumat, 19 Nov 2021 09:35 WIB
Ada pembatasan pintu kedatangan dalam perjalanan internasional. Untuk Jalur udara, pintu kedatangan yang dibuka hanya Bandara Soekarno Hatta dan Sam Ratulangi Manado.
Bandara Juanda (Foto: Suparno/detikcom)
Sidoarjo -

Jelang akhir tahun, kondisi cuaca memasuki musim hujan. Hal ini berpengaruh pada penerbangan. Mengantisipasi hal tersebut, Bandara Internasional Juanda mempersiapkan langkah-langkah untuk menjaga keamanan dan keselamatan penerbangan, terutama saat cuaca ekstrem.

"Kami terus berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait seperti Otban Wilayah III, Lanudal Juanda, BMKG, Airnav, maskapai dan ground handling mengenai langkah-langkah antisipasi yang akan dilakukan. Sesuai prediksi BMKG, intensitas hujan hingga bulan Desember akan tinggi dan memasuki puncak pada bulan Januari hingga Februari 2022," kata Sisyani Jaffar, GM Bandara Juanda Surabaya dalam keterangan resminya, Jumat (19/11/2021).

Sisyani menambahkan rencana kontigensi telah disiapkan bersama pemangku kepentingan terkait.

"Kami Bandara Juanda siap menerima penerbangan dari lain bila terjadi cuaca buruk di bandara tujuan. Pengalihan terjadi merupakan hal yang paling lambat ketika cuaca buruk musim hujan karena jarak pandang yang mengurangi akibat hujan, kabut, kondisi lainnya. Ini dilakukan untuk menjaga keselamatan dan keamanan penerbangan," tambahnya.

Menurut Sisyani, diharapkan sebagai pengelola bandara tidak hanya berkoordinasi dengan eksternal, namun juga mempersiapkan langkah-langkah antisipasi bersama tim internal perusahaan.

"Dari sisi internal kami memastikan pengawasan dan pemeliharaan pekerjaan, baik di area darat maupun udara berjalan sesuai prosedur keamanan dan keselamatan penerbangan. Kemudian kami juga mempersiapkan pengaturan ruang tunggu apabila dalam waktu dekat ada beberapa penerbangan yang mengalami keterlambatan cuaca buruk, tetap menjalankan protokol kesehatan di masa pandemi COVID-19," tambahnya.

Sementara kondisi lalu lintas Bandara Juanda menjelang akhir tahun mulai menunjukkan tren positif. Juanda akhir tahun mulai menunjukkan tren positif Jika dibandingkan dengan kinerja lalu lintas bulan Oktober hingga pertengahan November ada pertumbuhan rata-rata jumlah penumpang per hari sebesar 18 persen. Pada November lalu rata-rata per hari kami melayani 21 ribu penumpang, sementara di Oktober ini rata-rata ada 18 ribu penumpang per hari," jelasnya.

Secara keseluruhan, jumlah trafik feri Januari hingga Oktober tahun 2021 sebanyak 4.504.190 feri dengan komposisi 4.426.047 feri penerbangan domestik dan 78.143 feri penerbangan internasional.

Kemudian untuk jumlah pergerakan pesawat mencapai 44.640 pesawat dengan komposisi 42.697 pesawat penerbangan domestik dan 1.943 pesawat penerbangan internasional. Sedangkan pelayanan kargo mencapai 57.217.018 kg dengan komposisi 44.973.962 kg untuk penerbangan domestik dan 12.243.056 kg untuk penerbangan internasional.

Dia menambahkan bahwa sejak awal November jumlah penumpang harian mencapai 24 ribu penumpang dari bulan sebelumnya yang mencapai 21 ribu/hari. Untuk jumlah pesawat harian tertinggi mencapai 200 pesawat datang dan pergi. Sedangkan pada bulan sebelumnya hanya mencapai 173 pesawat/hari.

Sisyani menjelaskan tren peningkatan jumlah penumpang harian mulai penggunaan swab antigen sebagai salah satu syarat terbang.

"Sejak awal November pemerintah memberlakukan antigen swab selain RT PCR, hal tersebut berdampak positif pada dunia industri penerbangan. Jangkauan harga PCR dan antigen swab membuat animo pelaku perjalanan menggunakan transportasi udara. Kami berharap dan optimis jumlah penumpang terus meningkat hingga akhir tahun 2021," jelasnya.

(fat/fat)