Komplotan Pencuri Cireng dan Uang Kafe di Kota Kediri Terekam CCTV

Andhika Dwi - detikNews
Sabtu, 13 Nov 2021 23:34 WIB
Aksi pencurian di sebuah kafe di Kota Kediri terekam kamera CCTV. Dalam aksi pencurian tersebut, pelaku juga terekam memakan cireng yang ada di kafe.
Komplotan pencuri mengambil cireng dalam kulkas/Foto: Tangkapan Layar
Kediri -

Aksi pencurian di sebuah kafe di Kota Kediri terekam kamera CCTV. Dalam aksi pencurian tersebut, pelaku juga terekam memakan cireng yang ada di kafe.

Dalam rekaman CCTV, tampak komplotan pencuri masuk dan mengacak-acak meja kasir. Kafe Manalagi ini berada di Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Entah karena merasa lapar atau bagaimana, para pelaku pencurian juga terekam memakan cireng (aci goreng) yang ditaruh di dalam lemari es. Menurut penjaga Kafe Manalagi, M Fadil, kafe yang dijaganya sudah dua kali didatangi komplotan maling.

Dalam aksi pencurian yang pertama, yang diambil mesin Playstation 3 dan uang tunai. Yang kedua terjadi pada Jumat (12/11), yang diambil uang tunai serta cireng.

Komplotan maling itu masuk dengan cara melompati pagar dan masuk ke dalam kafe. Pelaku yang diperkirakan lima orang itu memiliki peran masing-masing. Tiga pelaku masuk ke dalam Kafe, sedangkan dua lainnya berjaga di luar kafe. Kerugian kafe diperkirakan sekitar Rp 5 juta lebih.

"Ini sudah yang kedua kalinya kafe ini disatroni maling. Yang pertama dulu adalah PS3 dan uang, lalu yang baru saja adalah kemarin uang tunai dan makanan ringan yang dijual kafe, cireng. Sempat dimakan bersama di dalam kafe," jelas Fadil, Sabtu (13/11/21).

Kasi Humas Polres Kediri Kota Iptu Henry Mudi Yuwono mengatakan, soal kasus pencurian di Kafe Manalagi, hingga kini pihaknya belum menerima laporan. Pihaknya mengimbau kepada korban agar segera melaporkan ke pihak kepolisian, untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Hingga saat ini kami belum menerima laporan dari korban. Namun demikian anggota Polsek Mojoroto juga telah mengetahui perihal tersebut dan melakukan imbauan terhadap sejumlah pemilik usaha, agar lebih berhati-hati sekaligus jangan ragu jika mengalami tindakan kejahatan, untuk segera melapor ke pihak kepolisian," pungkas Henry.

(sun/bdh)