Kejati Jatim Tahan Tersangka Kredit Fiktif yang Rugikan Rp 74 Miliar

Amir Baihaqi - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 19:03 WIB
Kejati Jatim menahan seorang tersangka kasus kredit fiktif dan macet di BNI Syariah cabang Malang. Total kerugian yang diakibatkan yakni Rp 74 miliar.
Tersangka kasus kredit fiktif dan macet (pakai rompi)/Foto: Amir Baihaqi/detikcom
Surabaya -

Kejati Jatim menahan seorang tersangka kasus kredit fiktif dan macet di BNI Syariah cabang Malang. Total kerugian yang diakibatkan yakni Rp 74 miliar.

Tersangka yakni Rudy DC (51), warga Malang. Saat ini tersangka ditahan selama 20 hari ke depan di rutan Kejati Jatim. Penahanan dan penetapan tersangka sesuai dengan surat sprint bernomor 1434/M.5/Fd.1/11/2021 tanggal 9 November 2021.

"Penetapan tersangka pada 9 November 2021. Selanjutnya Hari Selasa tanggal 9 November 2021 sekitar pukul 16.00 WIB lebih, penyidik Kejati Jatim telah melakukan penahanan terhadap RDC," terang Kajati Jatim M Dhofir, Selasa (9/11/2021).

Dhofir mengungkapkan, kasus yang ditangani berasal dari penyelidikan Laporan Hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Dari laporan ini, kemudian ditindaklanjuti dengan penyidikan pada tanggal 24 November 2020 dengan memeriksa sejumlah saksi.

Dhofir menambahkan, dari proses penyidikan itu, sejumlah orang diperiksa sebagai saksi. Saksi-saksi itu dari anggota koperasi, BNI Syariah dan masyarakat.

"Pemeriksaan saksi 65 orang baik dari anggota koperasi maupun masyarakat umum, maupun dari Bank BNI syariah sendiri. Maka RDC ditetapkan tersangka," tutur Dhofir.

Sedangkan kronologinya, Dhofir menuturkan, perkara ini bermula saat Pusat Koperasi (Puskopsyah) Al Kamil Jatim melakukan kerja sama pembiayaan channeling dengan BNI Syariah pada 2013. Perjanjian itu tertuang di surat perjanjian kerja sama nomor 172 tanggal 28 Agustus 2013.

Menurut Dhofir, surat perjanjian itu kemudian dijadikan acuan pembiayaan dengan plafon seluruhnya sebesar Rp 120 miliar. Dengan ketentuan, pencairan untuk koperasi primair dengan maksimal Rp 7 miliar.

Simak juga 'Penipu Perusahaan Asing Rp 84,8 M Ditangkap!':

[Gambas:Video 20detik]