Terdakwa Korupsi Dana BOP Madin di Kota Pasuruan Dituntut 5 Tahun Penjara

Muhajir Arifin - detikNews
Selasa, 09 Nov 2021 10:01 WIB
Sidang korupsi dana BOP Kemenag madrasah diniyah (Madin) di Kota Pasuruan masuk tuntutan
Foto: Istimewa
Pasuruan - Sidang kasus korupsi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kemenag untuk madrasah diniyah (Madin) di Kota Pasuruan sampai tuntutan. 2 terdakwa, Rinawan Herasmawanto dan Nurdin alias Fiqi dituntut 5 tahun penjara.

"Jaksa penuntut umum menuntut kedua terdakwa hukuman 5 tahun penjara," kata Kasi Pidsus Kejari Pasuruan, Wahyu Susanto, Selasa (9/11/2021).

Wahyu mengatakan sidang digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya. Kedua terdakwa mengikuti sidang di Lapas Pasuruan karena dalam masa pandemi COVID-19.

Dalam sidang tuntutan tersebut, JPU menjerat kedua terdakwa dengan 2 pasal. Pertama, pasal 2 ayat 1 jo pasal 18 UU nomor 31 Tahun 1999 subsider pasal 3 jo pasal 18 UU nomor 31 Tahun 1999 jo UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan UU nomor 31 tahun 1999.

Kemudian kedua dengan pasal 12 huruf B jo pasal 18, atau ketiga pasal 12 huruf E jo pasal 18 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ke-2 terdakwa juga harus membayar denda masing-masing sebesar Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan penjara.

Dalam pertimbangannya, JPU membeberkan hal-hal yang memberatkan tuntutan. Antara lain perbuatan mereka mengakibatkan kerugian keuangan negara dan para terdakwa tidak mengakui terus terang perbuatannya.

"Sementara hal yang meringankan, para terdakwa belum pernah dihukum serta bersikap sopan selama persidangan," terang Wahyu.

JPU juga menuntut hakim menjatuhkan pidana tambahan berupa membayar uang pengganti. Terdakwa Rinawan dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 132 juta dan terdakwa Nurdin sebesar Rp 158 juta.

Jika tidak dibayar paling lama 1 bulan sesudah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta bendanya dapat disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti tersebut. Namun apabila harta benda terdakwa tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti, maka diganti pidana penjara masing-masing 2.6 tahun. (fat/fat)