Kepala BPBD Bojonegoro Ardhian Orinto, mengatakan upaya pencarian dibagi beberapa tim dengan menyisir Bengawan Solo hingga sudah 47 KM dari lokasi musibah perahu tambang tenggelam.
"Sudah kita sisir dengan perahu boat sejauh 47 KM dari titik kejadian. Dan saat ini merupakan hari ke lima," jelas Kepala BPBD Bojonegoro Ardhian Orinto di posko pencarian, Minggu (7/11/2021).
Baca juga: Satu Korban Perahu Tambang Tenggelam Ditemukan, 4 Masih Hilang |
Ardhian menambahkan proses pencarian terus dilakukan tim SAR hingga 7 hari. Hal ini sesuai dengan protap dan SOP pencarian korban tenggelam.
"Jika upaya pencarian hingga hari ke tujuh belum ditemukan, nantinya akan ada pertemuan dengan para pihak dan keluarga korban. Semoga bisa ditemukan semua ya," tambanya.
Sementara proses pencarian yang dilakukan tim gabungan mendapat dukungan dari keluarga korban. Mereka datang berharap keluarga yang hilang bisa ditemukan. Salah satunya keluarga Erma Azila (27), ibunda korban selamat Hafid (3) yang hingga kini jenazahnya belum ditemukan.
Baca juga: Misteri Perahu Tambang Tenggelam di Bengawan Solo, Penampakan Ular Hingga Tumbal |
Bersama dengan kerabat lain, keluarga Erma mendatangi posko pencarian. Mereka ingin mendapat kabar terbaru proses pencarian saat ini. Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada para relawan yang terus berupaya mencari para korban.
"Terima kasih telah menemukan Dian Purnama (Ayah Hafid). Kami ke posko ingin mendapat kabar tentang proses pencarian para korban. Ini ibunya Hafid dan Arsa belum ketemu. Kalau bapaknya sudah ditemukan," ujar Nenek Hafid, Ampuni.
Data sementara tim SAR gabungan, ada empat korban yang belum ditemukan hingga saat ini. Di antaranya Dedi Setiono, Erma Azila, Arifin dan Sutri. (fat/fat)