Cerita Makam Ki Ageng Keniten di Nganjuk Pindah dari Selatan ke Utara Sungai

Sugeng Harianto - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 11:41 WIB
Jembatan Karangsemi di Desa Karangsemi, Kecamatan Gondang, Nganjuk disebut horor. Jembatan ini merupakan penghubung Kecamatan Gondang dan Tanjunganom.
Makam Ki Ageng Keniten/Foto: Sugeng Harianto
Kriswanto melanjutkan, pada malam harinya terjadi hujan dan seperti ada kekuatan gaib. Sebuah selendang menghantam tanah kosong di selatan makam. Aliran Sungai Widas kemudian berbelok ke tanah tersebut. Sehingga Makam Ki Ageng Keniten jadi berada di utara sungai.

"Jadi begitu ceritanya mengapa makam yang semula di selatan sungai berpindah di utara. Kemudian prajuritnya dikutuk menjadi seekor kera yang jumlahnya 250 tidak bisa kurang dan lebih. Apabila ada yang membunuh maka orang tersebut akan ikut mati pada Hari Jumat pahing," jelasnya.

Kriswanto menambahkan, oleh pengembara dari Bojonegoro makam tersebut dirawat dan 4 tahun kemudian daerah ini dinamakan Desa Karangmanglo. Tapi 15 tahun kemudian karena perkembangan zaman desa ini diubah namanya menjadi Desa karangsemi, sampai sekarang.

"Setiap Hari Jumat Pahing desa ini mengadakan nyadran sedekah desa pada bulan besar setiap tahun," pungkasnya.


(sun/bdh)