Pria di Sampang Tolak Divaksin Sengaja Bikin Gaduh Mangkir Panggilan Polisi

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 15:05 WIB
Viral Video Pria Enggan Divaksin di Sampang hingga Disebut FPI
Foto: Tangkapan Layar
Surabaya - Pria Sampang, Mino (36) yang sempat menolak divaksinasi COVID-19 dan disebut sengaja membuat gaduh mangkir dari panggilan polisi. Dari informasi yang dihimpun detikcom, Mino tidak menghadiri panggilan pertama karena beralasan sakit.

Sebelumnya, Mino yang merupakan anggota LSM ini sempat mendatangi sentra vaksinasi TNI, merekamnya secara diam-diam hingga mengajak petugas berdebat. Video Mino ini diviralkan dengan narasi dipaksa vaksin oleh petugas.

"Benar mbak (tidak menghadiri panggilan pertama)," kata Kasatreskrim Polres Sampang AKP Sudaryanto saat dihubungi detikcom di Surabaya, Jumat (29/10/2021).

Kendati demikian, Sudaryanto mengatakan pihaknya telah melayangkan panggilan kedua. Rencananya, Mino akan dimintai dipanggil ke Mapolres Sampang untuk dimintai keterangan pada Senin (1/11/2021).

Baca juga: Laporan TNI soal Pria Tolak Divaksin dan Bikin Gaduh di Sampang Diproses

"Sudah dikirim lagi untuk yang ke dua rencana Senin menghadap," tambahnya.

Sebelumnya, video viral pria Sampang bernama Mino menggunakan jaket ojek online mendatangi sentra vaksin. Namun saat tiba di meja antrean, dia menolak divaksin. Anggota TNI yang berada di sentra vaksin mencoba memberi pengertian. Namun Mino terus menolak hingga anggota TNI menuduhnya menjadi anggota LSM hingga ormas FPI.

Atas kejadian ini, pihak Kodim pun mengambil jalur hukum dengan melaporkan Mino ke Polres Sampang. Laporan itu, tertera pada surat laporan bernomor STTLP-B/234/X/2021/SPKT/Polres Sampang/Polda Jawa Timur.

Dalam surat laporan tersebut, Mino yang merupakan warga Kecamatan Robatal, Sampang ini dilaporkan atas dugaan pidana sesuai yang tertera di dalam UU No 19 tahun 2016 tentang Informasi dan transaksi elektronik atau UU ITE.

(hil/fat)