Membayangkan Kemajuan Lamongan di Abad ke-11 dari Prasasti Cane

Eko Sudjarwo - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 20:20 WIB
Hari ini merupakan hari bersejarah bagi Desa Candisari, Kecamatan Sambeng. Ini merupakan salah satu desa tertua di Lamongan.
Peresmian tugu desa tertua di Lamongan/Foto: Eko Sudjarwo

Adanya penyebutan bangsa asing di Prasasti Cane, terang Supriyo, menunjukkan masyarakat Cane pada masa itu telah menjalin hubungan dengan bangsa dari Asia Selatan maupun Asia Tenggara.

"Hal ini menunjukkan bahwa di masa lalu wilayah Lamongan sudah menjadi persinggahan pedagang asing dan telah mengenal perdagangan internasional. Berbagai bentuk barang dagangan seperti kain, kulit, benda porcelain, rempah-rempah, logam emas, perak, perunggu, besi, batu mulia, garam, juga komoditas kayu cendana dan lain-lain," imbuhnya.

Hari ini, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi memberi penghargaan kepada masyarakat Desa Candisari, melalui peresmian tugu sebagai desa tertua di Lamongan, dengan simbol Garudamukha sebagai spirit perjuangan Lamongan menuju kejayaan.

"Maka jelaslah bagi kita semua, bahwa hari ini adalah tepat 1.000 tahun yang lalu anugerah Raja Airlangga di kukuhkan. Tepat 1.000 tahun lalu 'tugu kejayaan' atau Jayastamba Airlangga ditegakkan di Bumi Lamongan ini," tutur Yuhronur saat acara Jambore Peringatan 1.000 Tahun Garudamukha Lanchana.


(sun/bdh)