Pinjol Ilegal di Surabaya Digerebek, Tiga Orang Jadi Tersangka

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 13:54 WIB
Penampakan Tersangka Pinjol Ilegal yang Ditangkap di Polda Jatim
3 Orang jadi tersangka usai kantor pinjol di Surabaya digerebek (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Polda Jatim menetapkan tiga tersangka dalam penggerebekan kantor pinjol ilegal PT Duyung Sakti Indonesia di Surabaya. Kantor pinjol ilegal di Jalan Raya Satelit Indah Sukomanunggal digerebek pada Kamis (21/10).

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta menjelaskan penggerebekan ini merupakan hasil tindak lanjut dari dua laporan nasabah pinjol yang ditangani.

Nico menambahkan, dalam hal ini PT Duyung Sakti Indonesia merupakan perusahaan penagih dari 36 pinjol ilegal. Meski demikian, meski nasabah sudah melunasi pinjaman, namun tersangka masih melakukan penagihan dengan disertai ancaman.

Baca juga: Sebelum Digerebek, Pinjol Ilegal di Surabaya Sempat Ganti Nama

"Kami mengetahui PT Duyung Sakti ini menerima kuasa dari 36 pinjaman online. Modus dari Duyung Sakti setelah menerima data dari perusahaan-perusahaan ini terkait nasabah yang tidak membayar maka Duyung Sakti menunjuk sejumlah karyawannya untuk menagih dan yang jelas dengan berisi ancaman," jelas Nico kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Menurut Nico, meski telah menetapkan tiga tersangka, namun pihaknya tidak menutup kemungkinan tersangka lainnya. Sedangkan saat ini pimpinan PT Duyung Sakti Indonesia dan pemberi perintah telah ditetapkan sebagai DPO.

Sebelumnya, Direktorat Reskrimsus Polda Jatim menggerebek kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Surabaya. 13 Orang ditangkap dalam penggerebekan itu. Adapun kantor pinjol ilegal yang digerebek berada di Jalan Raya Satelit Indah BN 8 Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukomanunggal.

Simak video 'Silang Pendapat Mahfud-INDEF soal Bayar Utang Pinjol Ilegal':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)