Bayi Laki-laki Dibuang di Jalan Kampung Trenggalek Diserahkan ke Dinsos Jatim

Adhar Muttaqin - detikNews
Senin, 25 Okt 2021 08:27 WIB
Bayi Laki-laki Dibuang di Trenggalek Diserahkan ke Dinsos Jatim
Bayi dibuang dirawat di RSUD Trenggalek (Foto: Adhar Muttaqin/detikcom)
Trenggalek -

Bayi laki-laki baru dilahirkan dan dibuang di pinggir jalan kampung Kecamatan Durenan, Trenggalek, diserahkan ke UPT Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PSAB) Dinsos Jatim. Hal ini dilakukan agar bayi yang ditemukan pukul 14.00 WIB, Sabtu (23/10/2021) mendapat pengasuhan.

Bayi itu akan diserahkan setelah kondisinya stabil dan membaik setelah dibuang beberapa jam oleh si pembuang. Kini, si bayi masih dalam penanganan tim medis RSUD dr Soedomo Trenggalek.

"Nanti kalau sudah benar-benar sehat akan kami serahkan ke dinsos," kata Kapolres Trenggalek AKBP Dwiasi Wiyatputera saat dikonfirmasi, Senin (25/10/2021).

Menurutnya, selama dua hari menjalani penanganan medis, kondisi bayi dibuang berangsur-angsur membaik. Bahkan berat badannya juga telah bertambah. "Di dinas sosial, pengasuhan akan ditanggung negara, ini sesuai amanah undang-undang," ujarnya.

Pihaknya berharap kasus pembuangan bayi tidak terjadi lagi di Trenggalek, karena ada cara lain yang lebih manusiawi. Jika ada orang tua yang merasa tidak mampu atau malu untuk merawat anaknya sendiri, maka bisa dititipkan pengasuhannya ke pihak keluarga, panti asuhan maupun sistem adopsi yang dibenarkan dalam undang-undang.

Pihaknya mengimbau pelaku pembuangan untuk menyerahkan diri ke polisi. Sebab ancaman hukuman perbuatan tersebut mencapai enam tahun penjara. "Pertanggungjawabannya Pasal 36, 308 KUHP dengan ancaman enam tahun. Kami harap ini kejadian terakhir. Sekarang masih kami selidiki, siapa pelakunya," jelasnya.

Sebelumnya, Sabtu (23/10) siang seorang warga Desa Panggungsari, Kecamatan Durenan menemukan bayi laki-laki yang dibuag di pinggir jalan kampung. Saat ditemukan, bayi itu diletakkan di dalam kardus yang dibungkus tas plastik.

Kapolsek Durenan Iptu Panut mengatakan, penemuan bayi itu terjadi di pinggir jalan kampung di Desa Panggungsari, sekitar pukul 14.00 WIB. "Yang menemukan pertama kali itu Ibu Sutini. Dia sedang duduk di teras mendengar suara tangis, awalnya dikira kucing," kata Panut, Sabtu (23/10/2021).

Karena suara tangis tersebut tidak kunjung berhenti, Sutini pun penasaran, sehingga ia mencari sumber suara. Saat itulah ia melihat kardus terbungkus plastik yang diletakkan di bawah tanaman pagar.

Simak juga 'Jasad Bayi di Selokan Sukabumi Digugurkan-Dibuang Ibu Kandung':

[Gambas:Video 20detik]



(fat/fat)