Wow! Pupuk dari Urine Kelinci Bisa Cuan Rp 20 Juta, Bagus untuk Porang

Charoline Pebrianti - detikNews
Minggu, 24 Okt 2021 08:59 WIB
pupuk urine kelinci
Urine kelinci yang jadi pupuk setelah difermentasi (Foto: Charoline Pebrianti)
Ponorogo -

Air seni atau urine kelinci ternyata bisa dimanfaatkan untuk membuat sesuatu yang berguna. Bahkan air pembuangan dari sistem organ tubuh hewan itu bisa meraup cuan.

Adalah Fendi Sukatmanto, warga Jalan Dieng, Kelurahan Bangunsari, Ponorogo, yang berhasil meraup keuntungan dari urine kelinci. Fendi bisa meraup Rp 20 juta per bulan dari mengolah urine kelinci.

Hasil olahan urine kelinci ini dijadikan Pupuk Organik Cair (POC). Bahkan POC hasil fermentasi milik Fendi ini dinilai mampu untuk proses pembibitan bunga dan buah.

Karena keunggulan dari POC racikannya, kini permintaan POC setiap bulannya mencapai 2.000 liter untuk berbagai macam bidang pertanian.

pupuk urine kelinciPupuk urine kelinci bisa cuan Rp 20 juta per bulan (Foto: Charoline Pebrianti)

"Sejak 2012 saya mengolah urine kelinci menjadi POC," tutur Fendi kepada wartawan, Minggu (24/10/2021).

Bapak tiga anak ini menambahkan dia mendapat urine dari para peternak kelinci di Ponorogo. Kemudian diolah dengan cara difermentasi dan ditambah beberapa unsur.

"POC punya saya saat ini khusus untuk pembibitan tanaman porang," terang Fendi.

Sebab, lanjut Fendi, kandungan unsur Nitrogen (N) yang tinggi membuat para petani dan pembudidaya bibit porang memilih menggunakan POC berbahan urine kelinci untuk pertumbuhan tanaman porang.

"Memang 3 tahun ini banyak kita aplikasikan ke porang karena memang permintaan tinggi," kata Fendi.

POC buatannya, menurut Fendi, baik untuk tanaman sayur, hortikultura, serta pohon dan buah-buahan. Sementara untuk porang, POC ini bisa membantu pertumbuhan pada batang dan daun. Serta akar yang lebih banyak.

"Umur 3 bulan ke atas untuk pembentukan umbi porang lebih bagus, sehingga kualitas umbinya lebih bagus dengan tingkat glukomanan-nya lebih baik lagi," tandas Fendi.

Pria 50 tahun ini menjelaskan POC buatannya dibanderol dengan harga Rp 3 ribu hingga Rp 100 ribu per liter tergantung pengolahannya. Untuk harga Rp 3 ribu per liter untuk POC yang tanpa melalui proses. Sedangkan harga Rp 20 ribu per liter untuk POC yang sudah melalui proses fermentasi.

"Kalau dilakukan pencampuran dengan bahan lain per liternya bisa sampai 50 sampai 100 ribu," pungkas Fendi.

Simak juga 'Intip Petani Milenial Panen Porang, Tanaman Liar yang Hasilkan Cuan':

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)