Nakes di Sidoarjo Gelar Senam Osteoporosis Cegah Pengeroposan Tulang

Suparno - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 13:29 WIB
Tenaga kesehatan (Nakes) puskesmas di Sidoarjo mengikuti senam osteoporosis. Senam dalam rangka 
Peringatan Hari Osteoporosis Sedunia ini dilakukan Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi).
Nakes Sidoarjo senam osteoporosis (Foto: Suparno/detikcom)
Sidoarjo -

Tenaga kesehatan (Nakes) puskesmas di Sidoarjo mengikuti senam osteoporosis. Senam dalam rangka Peringatan Hari Osteoporosis Sedunia ini dilakukan Persatuan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi).

Kegiatan yang digelar di GOR Indor Serba Guna Sidoarjo, akan ditularkan ke masyarakat secara luas. Hal ini untuk menghindari pengeroposan tulang.

Rini, Ketua Panitia Pelatihan Senam Osteoporosis mengaku selain mengantisipasi agar tidak terjadi pengeroposan tulang, juga diimbangi dengan makanan bergizi.

"Senam seperti ini sangat penting bagi masyarakat, guna untuk menghindari keroposan tulang. Sampai saat ini banyak masyarakat yang belum memahami cara mengantisipasi keroposan tulang," kata Rini di GOR Sidoarjo, Kamis (21/10/2012).

Sementara dr Dewi Retnoningsih SpMK mengaku senam ini sebenarnya diciptakan dokter ahli tulang atau osteoporosis Indonesia pada tahun 2002. Berdasarkan penelitian melakukan senam ini seminggu 3-6 kali dalam seminggu angka kejadian pengeroposan turun dan kepadatan tulangnya meningkat.

"Dengan kegiatan senam ini, kami berharap masyarakat tidak hanya sekedar tahu. Namun turut melakukan senam seperti ini guna mengurangi keroposan tulang," tambahnya.

Dewi menjelaskan pencegahan osteoporosis harus dimulai sejak dini, saat bayi masih berkembang di dalam rahim, dan masa kanak- kanak serta saat remaja.

Dalam kehidupan sehari-hari, tulang memperlukan nutrisi yang tepat untuk tetap kuat dengan melakukan diet kaya nutrisi yang mengandung cukup kalsium. Komsumsi vitamin D, protein, dan mikronutrien, seperti vitamin K, magnesium, dan zat besi.

"Selain itu pola makan hidup yang sehat, serta olahraga raga yang cukup. Dan pengobatan osteoporosis bagi mereka yang berisiko tinggi. Serta hindari mengumsumsi minuman-minuman yang bersoda," tandas Dewi.

(fat/fat)