Ini Sengketa Pemkot Surabaya dan Pemilik Bangunan yang Dieksekusi

Amir Baihaqi - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 13:07 WIB
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Surabaya Erna Purnawati mengatakan, eksekusi seharusnya dilakukan sejak 2017. Eksekusi rumah sempat tertunda selama tiga kali.
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Surabaya, Erna Purnawati/Foto: Amir Baihaqi/detikcom
Menurut Erna, lahan ini nantinya akan digunakan untuk pelebaran frontage. Sebab, saat ini masih kurang 5 meter yang akan dipakai sebagai pedestrian dan saluran air. Lelang pengerjaannya akan dimulai Desember mendatang.

"Jadi, ini kurang 5 meter ya. Khususnya untuk pedestrian atau saluran airnya saja. Pengerjaan nanti Desember kami lelang," kata Erna.

Koordinator pemilik bangunan, Baidowi (57) mengatakan, warga memang sudah sepakat dengan eksekusi rumah ini. Meski begitu, pihaknya belum sepakat dengan pembangunan apapun setelah pembongkaran bangunan.

"Warga sudah setuju dibongkar. Tapi warga menolak kalau ada pembangunan trotoar atau saluran air nantinya. Sebab ini belum keputusan akhir," ujar Baidowi.


(sun/bdh)