Jual Jajanan Ndeso Ternyata Cuan Sekali, Pembeli Tak Pernah Sepi

Muhajir Arifin - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 08:13 WIB
penjual jajanan tradisional di kota pasuruan
Suliyatin, penjual jajanan tradisional di Kota Pasuruan (Foto: Muhajir Arifin)
Kota Pasuruan - Jajanan tradisional seperti cenil, lupis dan sejenisnya tetap diminati masyarakat. Penjual jajanan 'ndeso' ini selalu dicari dan lapak mereka tak pernah sepi. Bisnis makanan tradisional ini ternyata cuan sekali.

Itu diungkapkan Suliyatin, penjual cenil dan jajanan ndeso lainnya di Pasar Minggu depan GOR Untung Suropati, Kota Pasuruan. Suliyatin mengakui berjualan jajanan tradisional sangat menguntungkan.

"Saya buka pukul 06.00, pukul 09.00 sudah habis," kata perempuan yang sudah belasan tahun jualan jajanan tradisional ini kepada detikcom, Rabu (13/10/2021).

Lapak milik perempuan asli Lumajang ini penuh dengan jajanan seperti cenil, lupis, srawut, jagung, gatot, sampai klepon. Ia juga menjual jenang dan ketan hitam.

penjual jajanan tradisional di kota pasuruanSuliyatin melayani pembeli (Foto: Muhajir Arifin)

Lapak miliknya sudah dikerumuni pembeli meski baru buka. Para pembeli langsung memesan aneka jajanan sesuai selera. Ada yang memesan satu atau dua jenis jajan, ada yang memesan bermacam-macam item dalam satu bungkus.

Suliyatin dengan tenang melayani pembeli walaupun permintaan mereka macam-macam. Bahkan ia masih sempat mengobrol dengan para pembeli. Harga satu bungkus mulai Rp 6.000. Semakin banyak item yang dipesan semakin mahal. Selama 3-4 jam jualan, Suliyatin bisa mengantongi omzet rata-rata Rp 1 juta.

Salah satu pembeli mengatakan saat ini susah mencari penjual cenil, lupis dan sejenisnya. Makanya saat melihat ada penjual, ia langsung borong.

"Sudah susah cari jajan gini. Di sini cuma satu ini. Ini kan ada nostalgianya," ujar Dani, salah satu pembeli.

"Iya jarang (yang jualan seperti saya). Kalau saya nanti nggak kuat jualan siapa yang jualan, nggak tahu. Anak-cucu saya nggak mau jualan," timpal Suliyatin.

Penjual jajanan tradisional cenil, lupis dan sejenisnya memang tak banyak atau boleh dibilang jarang ditemui di Kota Pasuruan. Padahal bisnis jajanan ndeso ini masih punya pasar yang luas dengan potensi yang cuan sekali.

Lihat juga Video: Bikin Laper: Es Selendang Mayang, Jajanan Betawi yang Jarang Ditemui

[Gambas:Video 20detik]



(iwd/iwd)