Sembuh, 14 Siswa Keracunan di Tulungagung Dipulangkan dari Puskesmas

Adhar Muttaqien - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 13:53 WIB
Puskesmas Banjarejo
Puskesmas Banjarejo Tulungagung (Foto: Adhar Muttaqien)
Tulungagung -

Puskesmas Banjarejo Tulungagung memulangkan 14 siswa SMKN 1 Rejotangan yang keracunan. Mereka dibolehkan pulang setelah menjalani perawatan intensif.

Penanggungjawab IGD dan Rawat Inap Puskesmas Banjarejo Edi Suroso mengatakan pemulangan belasan pasien itu dilakukan setelah tim dokter melakukan observasi dan pemeriksaan medis.

"Tadi pagi Dokter Mansur sudah visite ke pasien, Alhamdulillah keadaan membaik semua dan dinyatakan sembuh. Hari ini mereka diperbolehkan pulang semuanya. Totalnya 14 pasien," kata Edi, Selasa (12/10/2021).

Menurutnya sejumlah gejala klinis keracunan, seperti mual, nyeri perut, pusing, maupun diare kini sudah tidak dirasakan lagi oleh 14 pelajar tersebut. Selain itu secara fisik kondisi telah pulih seperti semula.

Edi memastikan sejak menjalani perawatan pada Sabtu (9/10/2021) lalu, 14 siswa itu tidak ada yang dirujuk ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan yang lebih tinggi.

"Alhamdulillah semua teratasi di Puskesmas Banjarejo," jelasnya.

Dijelaskan saat awal dibawa ke puskesmas, kondisi para siswa SMKN 1 Rejotangan tersebut rata-rata lemas dan mengalami dehidrasi. Mereka juga mengeluh sakit perut, diare, hingga pusing.

Saat pihak puskesmas langsung mengambil tindakan cepat dengan melakukan terapi cairan atau rehidrasi, serta pemberian sejumlah obat-obatan.

"Saat ke sini itu ada yang harus dibopong, ada juga yang masih bisa jalan sendiri. Tapi setelah kami berikan tindakan medis, berangsur-angsur membaik," jelas Edi.

Salah seorang korban keracunan, Intan Rofiqoh mengaku kondisinya saat ini telah pulih. Ia mengaku tidak lagi mengalami gejala keracunan. "Sudah pulih, enggak ada keluhan lagi. Kalau sebelumnya itu panas, pusing dan di perut itu sakit," kata Intan.

Setelah dinyatakan sembuh, ia mengaku akan beristirahat terlebih dahulu, sebelum kembali masuk sekolah. "Setelah ini istirahat dulu" ujarnya.

Sebelumnya puluhan siswa dan guru SMKN 1 Rejotangan Tulungagung mengalami keracunan massal setelah menyantap nasi kotak dalam kegiatan pentas karya. Sabtu siang 12 siswa dievakuasi ke IGD puskesmas oleh pihak sekolah guna mendapatkan penanganan medis. Pada hari Minggu jumlah siswa yang menjalani rawat inap bertambah dua, sehingga totalnya menjadi 14 siswa.

Sementara itu dari pendataan yang dilakukan SMKN 1 Rejotangan, jumlah siswa dan guru yang mengalami keracunan mencapai 24 orang. Namun sebagian hanya menjalani rawat jalan.

(iwd/iwd)