Khofifah Ingin 40 Ribu Pekerja yang Bangun Smelter PT Freeport dari Jatim

Khofifah Ingin 40 Ribu Pekerja yang Bangun Smelter PT Freeport dari Jatim

Hilda Meilisa - detikNews
Selasa, 12 Okt 2021 12:40 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir Foto: Tangkapan Layar (Foto: YouTube Channel Setpres)
Gresik - PT Freeport Indonesia yang diklaim terbesar di dunia siap dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik. Pembangunan smelter ini membutuhkan 40 ribu tenaga kerja.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Gubernur Khofifah Indar Parawansa telah berpesan agar 40 ribu tenaga kerja ini bisa diambil dari Jawa Timur. Hal ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jatim.

"Rencana nanti selama kontruksi ini akan menyerap tenaga kerja 40 ribu dan tadi di Ibu Gubernur Jawa Timur menitipkan kalau bisa mayoritas pekerjanya dari Jawa Timur sehingga kepastian pembukaan lapangan kerja juga terjadi," kata Erick dalam sambutannya di YouTube Sekretariat Presiden yang dilihat detikcom di Surabaya, Selasa (12/10/2021).

Baca juga: Cadangan Tembaga Indonesia Masuk 7 Terbesar di Dunia

Sebelumnya, Presiden Jokowi melakukan groundbreaking pembangunan smelter ini. Jokowi mengatakan pihaknya sudah lama ingin membangun smelter di dalam negeri.

"Pemerintah ini ada kebijakan strategis terkait industri tambang, setelah kita menguasai 51% saham Freeport dan saat itu juga kita mendorong agar freeport membangun smelter di dalam negeri. Karena sekali lagi, kita ingin nilai tambah itu ada di sini," kata Jokowi.

Diketahui, smelter ini bisa memproses 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun. Sedangkan kapasitas pabrik pemurnian lumpur anoda untuk menjadi emas, mencapai 6.000 ton per tahun.

Baca juga: Bangun Smelter, Jokowi Tak Ingin Indonesia Terus-terusan Jual Bahan Mentah

Tak hanya itu, Smelter PT Freeport Indonesia di Gresik ini dibangun di lahan seluas 103 hektar dengan nilai investasi 3 miliar dollar Amerika atau Rp 42 triliun. Nantinya, pembangunan akan membutuhkan 40 ribu pekerja.

"Tadi disampaikan pak menteri bahwa ini dalam masa konstruksi saja akan ada 40 ribu tenaga kerja yang bisa bekerja, artinya yang terbuka lapangan pekerjaan ini akan banyak sekali di Kabupaten Gresik dan di Provinsi Jawa Timur. Belum Nanti kalau sudah beroperasi," tambahnya.

Dalam kunjungannya, Jokowi juga ditemani sejumlah menteri. Seperti Menteri BUMN, Menko Perekonomian, Menteri ESDM, hingga Menteri Perindustrian. Tak hanya itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta hingga Pangdam V/Brawijaya juga turut menemani kunjungan Jokowi ke Gresik.

Simak Video: Airlangga: Smelter Freeport di Gresik Olah 1,7 Juta Ton Konsentrat/Tahun

[Gambas:Video 20detik]



(hil/fat)