Eksplorasi Bangkai Kapal van der Wijck Akan Dimulai Kembali

Eko Sudjarwo - detikNews
Minggu, 10 Okt 2021 13:38 WIB
Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim menghentikan sementara eksplorasi bangkai Kapal van der Wijck karena cuaca buruk. Lalu kapan eksplorasi lanjutan dilakukan?
Tim eksplorasi bangkai Kapal van der Wijck/Foto: Istimewa
Lamongan - BPCB Jatim tengah berupaya membuktikan keberadaan Kapal van der Wijck yang tenggelam di perairan Lamongan pada 1936. Eksplorasi sempat terhenti karena cuaca yang kurang bersahabat.

Pekan depan, eksplorasi Kapal van der Wijck akan kembali dilakukan. Tim arkeolog akan kembali melakukan upaya penyelaman, di titik yang diduga menjadi tempat tenggelamnya kapal tersebut.

"Minggu depan, eksplorasi terhadap Kapal van der Wijck akan kembali kita lanjutkan," kata Arkeolog BPCB Jatim Wicaksono Dwi Nugroho kepada wartawan, Minggu (10/10/2021).

Wicaksono juga mengatakan, agenda eksplorasi masih sama dengan yang sudah dilakukan beberapa bulan lalu. Eksplorasi kapal ini menjadi prioritas BPCB.

Targetnya, menurut Wicaksono, mencari penampakan Kapal van der Wijck baik berupa foto dan video. "Kita eksplorasi untuk kita foto dan video kapal yang karam di sana, dan selanjutnya kita identifikasi apakah benar itu van der Wijck," ungkap Wicaksono.

Untuk diketahui, eksplorasi awal Kapal van der Wijck digelar pada akhir April 2021. Ketika itu, tim yang beranggotakan 10 orang penyelam dan 3 anggota tim scuba terkendala cuaca buruk, dan arus bawah laut di sekitar perairan Brondong.

Kapal van der Wijck yang sering disebut sebagai Titanic Indonesia tenggelam pada 1936. Selain bermuatan penumpang, kapal itu juga bermuatan sejumlah barang.

Tim BPCB meyakini, titik karam Kapal van der Wijck berada di perairan Brondong, berjarak sekitar 17 mil dari daratan. Dari pantauan sonar diketahui, kapal yang memiliki panjang lebih dari 150 meter itu berada pada kedalaman 28-38 meter di bawah permukaan laut.

Lihat juga Video: 37.846 Benur Sitaan Polda Jatim Dilepas di Perairan Probolinggo

[Gambas:Video 20detik]



(sun/bdh)