Bantu Pemulihan Ekonomi, BYCN Keliling Desa di Banyuwangi Angkat UMKM

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 20:45 WIB
fashion show di banyuwangi
Fashion show di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani)
Banyuwangi -

Anak-anak muda kreatif di Banyuwangi keliling desa-desa di berbagai kecamatan. Puluhan anak muda yang tergabung dalam Banyuwangi Youth Creative Network (BYCN) itu melakukan branding potensi UMKM di desa tersebut.

BYCN merupakan kumpulan berbagai komunitas yang meliputi 17 sektor, seperti desain produk, fashion, film/video, fotografi, kerajian, kuliner, sektor musik, sektor aplikasi, periklanan, seni pertunjukan, seni rupa, dan lainnya.

Mereka berkumpul mengangkat berbagai potensi desa dengan menggelar pelatihan di berbagai sektor kreatif yang mengacu pada masing-masing potensi desa. Pada gelarannya yang ketiga ini BYCN menggelar pelatihan di Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, selama tiga hari pada 27-29 September 2021.

Pelatihan yang melibatkan lebih dari 100 milenial setempat ini mengangkat potensi lokal desa tersebut. Mulai dari pelatihan berbagai olahan ikan, pengelolaan sampah, hingga digital branding produk UMKM setempat.

"Kami memilih desa yang ada di Muncar karena potensinya sangat berlimpah, terutama potensi baharinya. Muncar sendiri dikenal sebagai pelabuhan ikan terbesar di Jawa. Kami tergerak untuk menggali dan mengangkat potensi mereka," kata Ketua BYCN, Vicky Hendri Prasetyo kepada wartawan, Rabu (29/9/2021).

Untuk mengangkat potensi perikanan dan kelautan desa setempat, anak-anak muda ini dilatih membuat berbagai olahan ikan, seperti abon, naget, kerupuk ikan, sup kerang, dan ikan pari kuah pedas.

"Dengan keterampilan yang mereka dapatkan, kami berharap warga Muncar bisa mendapatkan nilai tambah. Tidak sekedar menjual ikan hasil tangkapannya saja, melainkan juga produk turunannya. Misalnya, mereka bisa membuat sentra kuliner olahan ikan," kata Vicky.

Masalah pemanfaatan limbah juga menjadi perhatian BYCN. Mereka dilatih bagaimana memanfaatkan bahan bekas menjadi barang yang bernilai ekonomi. Seperti, membuat pakaian dan asesoris dari kain perca.

"Hari ini kami tampilkan peragaan busana hasil kreasi anak-anak Muncar. Mengambil tema sustainable fashion, busana yang ditampilkan hasil dari memanfaatkan kain sisa yang ada di sekitar mereka. Ini bagian dari memicu warga untuk memanfaatkan secara kreatif barang-barang bekas yang ada di sekitar mereka," kata Vicky.

Untuk mendukung pemasaran produk, BYCN juga memberikan pelatihan digital branding. Mulai pembuatan video, foto, desain produk, hingga marketing online.