Banyuwangi Genjot Vaksinasi Demi Target Level 1 PPKM Awal November

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 29 Sep 2021 17:33 WIB
Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Banyuwangi sempat mengamuk saat vaksinasi COVID-19. Ia marah dan mengancam rombongan vaksinasi door to door di rumahnya.
Vaksinasi di Banyuwangi (Foto: Ardian Fanani/detikcom)
Banyuwangi -

Banyuwangi menargetkan penanganan COVID-19 masuk ke level 1 pada awal November 2021. Kabupaten paling ujung Timur Pulau Jawa ini sedang berupaya untuk turun ke level 1 PPKM dengan terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi COVID-19.

Berdasarkan asesmen Kemenkes, Banyuwangi sudah berada pada level 1 PPKM. Namun pada Inmendagri, ada penambahan indikator yang menjadi syarat suatu wilayah masuk dalam level 1 PPKM. Yakni capaian vaksinasi dosis pertama minimal 70 persen dari seluruh sasaran dan vaksinasi lansia 60 persen.

Wakil Ketua Satgas COVID-19 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan capaian vaksinasi harian yang saat ini dilakukan, Banyuwangi optimis bisa mencapai 70 persen tersebut pada akhir Oktober 2021 atau awal November 2021.

"Sesuai dengan hitungan capaian vaksinasi kita rata-rata 14.000 per hari. Kalau kita acuannya itu untuk mencapai 70 persen, maka 70 persen itu akan tercapai pada akhir Oktober atau awal November," jelasnya kepada detikcom, (29/9/2021).

Yuli Eko, meyakini target itu bisa tercapai jika ketersediaan vaksin mencukupi. Untuk kendala di lapangan menurunya relatif tidak ada, karena kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi COVID-19 saat ini sudah semakin baik.

"Kecuali masalah ketersediaan vaksin. kalau vaksin tersedia itu akan tercapai pada akhir Oktober atau awal November itu," ujarnya dengan penuh optimisme.

Ditambahkan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono, saat ini Banyuwangi bertahan di level 2 PPKM setelah berhasil mengejar target sasaran vaksinasi dosis pertama lebih dari 50 persen dari target sasaran dan vaksinasi lansia lebih dari 40 persen bahkan lebih dari 50 persen. Total sasaran vaksinasi Banyuwangi sebanyak 1.340.222 orang.

"Saat ini sinovac sudah habis. Tapi kita sudah menunggu kiriman datang," katanya.

Rio menambahkan, saat ini penanganan COVID-19 di Banyuwangi semakin menunjukkan perkembangan yang baik. Bed occupation rate (BOR) atau tingkat keterisian kamar isolasi di Rumah Sakit saat ini hanya 4 persen. Pada bulan Juli BOR isolasi sempat mendekati 90 persen.

"Kasus positif menurun, sekarang di bawah 5 orang se-Banyuwangi," ungkapnya.

(iwd/iwd)