Kasus COVID-19 Aktif di Jatim: Tertinggi Malang, Terendah Kota Pasuruan

Hilda Meilisa Rinanda - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 10:55 WIB
Kasus COVID-19 aktif di Jatim terus menurun. Dalam data per Minggu (26/9) malam, pasien yang masih dirawat ada 2.136 orang.
Kasus COVID-19 aktif di Jatim/Foto: Istimewa
Surabaya -

Kasus COVID-19 aktif di Jatim terus menurun. Dalam data per Minggu (26/9) malam, pasien yang masih dirawat ada 2.136 orang.

Kasus COVID-19 aktif terbanyak di Jatim yakni di Kabupaten Malang dengan 154 pasien. Sementara kabupaten/kota dengan kasus aktif terbanyak kedua yakni Trenggalek dengan 139 kasus. Diikuti Sidoarjo 103 kasus dan Kota Surabaya 103 kasus.

Lalu, kasus COVID-19 aktif terendah ada di Kota Pasuruan dengan hanya 4 pasien saja. Diikuti Kota Blitar dan Sumenep yang masing-masing 9 pasien.

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas COVID-19 Jatim dr Makhyan Jibril mengatakan, kasus aktif yang terus menurun ini juga diikuti testing COVID-19 yang terus meningkat.

"Kasus aktif tinggal 0,5 persen dari kumulatif. Testing mingguan di Jatim terus naik. Sekarang 4 kali lipat dari standar yang diterapkan WHO di Jatim. Targetnya 40 ribu per pekan, sekarang di Jatim testing yakni 160 ribu, itu PCR swab," kata Jibril saat dikonfirmasi, Minggu (26/9/2021).

Jibril menambahkan, meski kasus aktif sudah melandai, ia mengingatkan masyarakat tidak lengah. Khususnya dalam penerapan protokol kesehatan.

"Ibu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tak henti-hentinya mensosialisasikan prokes. Disiplin prokes adalah kunci utama, menekan penyebaran virus Corona," terangnya.

Pada Minggu (26/9), kasus positif COVID-19 di Jatim bertambah 170. Jumlah pasien yang sembuh lebih banyak daripada penambahan kasus yakni 239. Untuk pasien COVID-19 yang meninggal dunia bertambah 8 orang.