Bisa! Ini Cara Cegah Gelombang Ketiga COVID-19 yang Diprediksi Desember 2021

Hilda Meilisa - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 10:45 WIB
Awas Gelombang 3 Covid di RI, Ini Wanti-wanti Pemerintah
Foto: Edi Wahyono/detikcom
Surabaya -

Pakar epidemiologi asal Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menyebut Indonesia perlu mengantisipasi potensi gelombang ketiga COVID-19 yang diprediksi terjadi Desember 2021. Sebenarnya, masyarakat bisa mencegah hal ini terjadi.

Dewan Pakar Satgas COVID-19 IDI Wilayah Jatim, Dr dr Agung Dwi Wahyu Widodo menyebut pencegahan ini bisa dilakukan pemerintah dengan dibantu masyarakat. Salah satu yang penting, yakni mencegah virus masuk. Terlebih saat ini, tengah ada varian baru mutasi Mu.

"Kita mulai dari sourcenya ini, sumbernya dari luar. Kalau sumbernya dari luar, karantina ini menjadi penting. Misalnya PMI yang masuk ke Indonesia kemudian WNA yang masuk harus dikarantina," kata Agung saat talkshow di radio, Senin (27/9/2021).

Jika ada kenaikan kasus di salah satu wilayah, Agung menyarankan agar dilakukan peningkatan pembatasan mobilitas masyarakat, seperti PPKM mikro. Tak hanya itu, wilayah lain juga perlu untuk menyiapkan agar tidak terjadi lonjakan serupa.

Kendati demikian, Agung menyebut yang paling penting adalah disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selain itu, Agung menambahkan, vaksinasi juga penting.

"Untuk mencegah gelombang ketiga ini tidak muncul, tetap patuhi prokes. Yang terpenting lagi vaksin, bukan yang utama tapi penting. Meskipun sudah vaksin tapi prokes harus tetap dilakukan. Vaksin memproteksi kita, tapi kita harus tetap memproteksi diri kita secara pribadi. Walaupun sudah divaksin, harus tetap pakai masker karena vaksin bukan pengganti masker," jelas Agung.

"Vaksin ini melindungi kita dari dalam, nah kalau masker melindungi kita dari proses transmisi virus. Virus apapun tidak hanya Corona," tambahnya.