Asyik, Naik Kereta Api dari Surabaya ke Jakarta Kini Lebih Cepat 20 Menit

Esti Widiyana - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 11:40 WIB
Perjalanan Jakarta dari Surabaya Pakai Kereta Api Kini Lebih Cepat 20 Menit diluncurkan di stasiun pasar turi
KA cepat diluncurkan di Stasiun Pasar Turi (Foto: Esti Widiyana/detikcom)

Berbagai menu andalan dihadirkan dengan cara Live Cooking di atas KA. Seperti nasi goreng parahyangan legend, mie godog Jawa, mie goreng Jawa, dan nasi sei sapi. KAI services juga menghadirkan koki-koki pilihan yang akan memasak di atas kereta api secara higienis, profesional, dan tetap memperhatikan keselamatan.

Selain bisa langsung ke gerbong makan, pemesanan hidangan pada kereta makan juga dapat dilakukan melalui WhatsApp di 0811-1061-2121 atau cukup melalui aplikasi KAI Access. Inovasi ini merupakan bentuk integrasi layanan KAI Services pada KAI Access untuk memberikan kemudahan kepada pelanggan.

"Berbagai inovasi kami hadirkan guna menciptakan customer experience yang lebih baik dan memberikan nilai tambah kepada para pelanggan setia kereta api," harapnya.

Gubernur Jatim selfie dengan penumpang KA Argo AnggrekGubernur Jatim selfie dengan penumpang KA Argo Anggrek/ Foto: Esti Widiyana

Sementara salah satu penumpang jurusan Surabaya-Jakarta, Rosi mengapresiasi inovasi baru dari PT KAI. Selain lebih cepat, saat kereta jarak jauh ini serasa tidak bosan karena fasilitas yang disediakan.

"Bagus, bersih juga keretanya selain cepat. Enak juga ada Wifi, karena kadang sinyal suka ilang, kalau ada Wifi bisa nonton dari HP. Terus ada live cooking, enak sih jadinya," tambahnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga turut meresmikan kereta cepat ini mengucapkan selamat HUT kepada PT KAI yang ke-76 telah melayani lebih baik dan cepat kepada penumpang.

"Melayani lebih baik, melayani lebih cepat dan ada percepatan Jakarta-Surabaya lebih cepat selisih 20 menit. Kita bisa melihat live cooking di kereta api gerbong untuk makan. Sekarang saya ingin mengajak seluruh masyarakat bahwa protokol kesehatan untuk bisa terjaga selama perjalanan juga diterapkan cukup ketat di PT KAI, tetap dijaga 70% dari kapasitas," pungkasnya.


(fat/fat)