Wabup Bojonegoro Adukan Bupati, Pengamat: Parpol Pengusung Bisa Jadi Mediator

Amir Baihaqi - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 15:44 WIB
Guru Besar Ilmu Politik Universitas Airlangga Kacung Marijan. Ia sempat menjabat sebagai Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud sebelum digantikan oleh Hilmar Farid.
Pengamat politik dari Unair Kacung Marijan (Foto: Agung Pambudhy)
Surabaya -

Bupati Bojonegoro Anna Mu'awanah diadukan ke polisi terkait dugaan pencemaran nama baik. Pelapornya adalah Wakil Bupatinya sendiri Budi Irawanto.

Pengamat politik Universitas Airlangga (Unair) Kacung Marijan mengatakan perseteruan pasangan kepala daerah sebenarnya bukan hal baru. Kacung menilai perseteruan itu karena ada kebuntuan komunikasi.

Untuk itu, ia menyarankan agar partai politik pengusungnya bisa menjadi mediator. Sebab jika tidak, perseteruan itu akan berdampak pada kekompakan leadership dalam menjalankan roda pemerintahan.

"Partai pengusung juga ikut membantu kalau ada masalah. Saya gak tahu apakah sudah dilakukan atau tidak. Tapi kalau seperti itu kan ada kebuntuan komunikasi," ujar Kacung kepada detikcom, Kamis (23/9/2021).

"Jadi ini bisa diselesaikan lah. Karena mereka kan satu paket. Berjuang untuk memperjuangkan visi misi dan memperjuangkan bagaimana berjalannya visi misi," imbuh Kacung.

Kacung menyebut partai pengusung dalam hal ini yakni PKB dan PDIP bisa melakukan mediasi bupati dan wakilnya. Ia juga mengimbau agar pengaduan yang dilayangkan ke polisi sebaiknya dicabut saja karena akan membuat masalah berkepanjangan.

"Partai pengusungnya kan PDIP dan PKB. Nah keduanya bisa jadi mediator supaya bisa membantu menangani masalah ini agar tidak berkepanjangan. Karena yang dirugikan kan tetap masyarakat," tandas Kacung.

(iwd/iwd)