Tempat Wisata Daerah Lain Sudah Buka, Surabaya Kapan?

Deny Prastyo Utomo - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 14:40 WIB
Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara
Kabag Humas Pemkot Surabaya, Febriadhitya Prajatara (Foto: Esti Widiyana)
Surabaya -

Destinasi wisata di Surabaya masih belum dibuka di saat PPKM Level 3. Pemkot Surabaya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat terkait boleh tidaknya wisata di Surabaya dibuka.

"Kami menunggu InMendagri. Kalau tidak diatur InMendagri masa kami buka. Tentu semua tergantung aturan di PPKM level," ujar Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara saat dikonfirmasi detikcom, Senin (20/9/2021).

Febri menambahkan untuk persiapan, Pemkot Surabaya sudah mengajukan QR barcode aplikasi peduliLindungi.id ke Kementerian Kesehatan.

"Kalau (QR barcode) aplikasi peduliLindungi, kami mengajukan. Bahkan tempat-tempat perkantoran (Pemkot Surabaya) pun kami juga mengajukan. Secara kolektif kami meminta aplikasi peduliLindungi, barcode untuk scan itu," ungkap Febri.

Secara level, Surabaya memang masih berada di level 3 PPKM meski kasus COVID-19 rendah dan vaksinasinya terbilang tinggi. Karena Surabaya termasuk dalam aglomerasi yang melibatkan Gresik dan Sidoarjo. Gresik dan Sidoarjo kasus COVID-19 juga rendah namun vaksinasinya masih belum di atas 50%.

Sementara untuk level asesmen yang tak melihat aglomerasi, Surabaya berada pada level 1. Gresik dan Sidoarjo juga berada pada level 1.

Untuk level 3 PPKM, tempat wisata belum diperbolehkan buka. Namun ada 20 tempat wisata yang diperbolehkan buka untuk uji coba di daerah yang masih PPKM level 3, seperti di Malang dan Jakarta.

Kebun Binatang Surabaya (KBS) sebagai salah satu tempat wisata di Surabaya telah melakukan persiapan meski belum tahu kapan akan buka. Pihak PDTS KBS juga sudah dilakukan asesmen oleh Satgas COVID-19 Kota Surabaya dan tengah mengajukan QR barcode ke Kementerian Kesehatan RI.

"Kami sudah diasesmen juga. Kami sudah mengurus sertifikat DHSP. Sertifikat itu untuk persyaratan mengurus aplikasi peduliLindungi, kan harus pakai itu," kata Humas KBS Agus Supangkat.

Sementara persiapan yang lain dan sudah dilakukan adalah seluruh karyawan KBS sudah dilakukan vaksinasi.

"Untuk wahana sudah siap. Karena selama PPKM, perawatan tetap kita lakukan. Karyawan semuanya juga sudah dilakukan vaksinasi," tandas Agus.

(iwd/iwd)