Menteri BUMN Dorong PTPN XII Percantik Wisata Doesoen Kakao Banyuwangi

Ardian Fanani - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 16:05 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir mendorong PTPN XII untuk kembali mempercantik destinasi wisata Doesoen Kakao. Wisata ini di Perkebunan Kendenglembu, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi.
Menteri BUMN Erick Thohir/Foto: Ardian Fanani/detikcom

"Kebun Kendenglembu bisa memproduksi 300 ton kakao kering per tahun, di sini biji kakao berwarna putih, beda dari biji kakao pada umumnya yang berwarna keunguan. Rasa cokelatnya juga cenderung asam buah-buahan dan perlu diketahui kakao yang bahasa latinnya Theobroma cacao berarti makanan para dewa," tambahnya.

Biasanya sebelum pandemi pengunjung wisata doesoen kakao ini bisa sampai 500 pengunjung apabila weekend dan rata-rata hariannya mencapai 200 pengunjung. Kondisi ini memaksa manajemen perkebunan memutar otak lebih keras, agar operasional perusahaan terus berkelanjutan.

"Kita berharap dengan kunjungannya pak Erick Menteri BUMN ke tempat ini menjadi bukti bahwa wisata alam yang berada di wilayah kami PTPN XII disiplin menerapkan protokol kesehatan, sehingga pengunjung wisata dapat kembali meningkat dan tentunya merasa aman," pungkas Siwi.

Manajer Kendeng Lembu, Benny Hendricrianto menambahkan, cokelat produksi Kebun Kendeng Lembu, kata Benny, memang memiliki kualitas terbaik dunia, yakni jenis Edel. Rasa dan karakteristiknya unik, berbeda dengan daerah lain. Tidak mengherankan jika cokelat-cokelat yang dihasilkan menjadi primadona hingga mancanegara.

"The one and only kalau di sini. Kalau perkebunan kakao milik PTPN banyak. Namun untuk pengolahannya menjadi berbagai varian cokelat hanya ada di Doesoen Kakao Banyuwangi," kata Manajer Kendeng Lembu, Benny Hendricrianto.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir yang telah memberikan apresiasi kolaborasi antara Pemkab Banyuwangi dan PTPN XII dalam membangun Doesoen Kakao. Lokasi ini juga sering menjadi tempat untuk memamerkan hasil perkebunan milik warga dan masyarakat sekitar.

"Doesoen Kakao merupakan etalase hasil perkebunan pemerintah dan hasil olahan masyarakat Banyuwangi. Tentu ini sangat membantu masyarakat petani dan pekebun dalam menambah perekonomian keluarga. Kami juga sering melakukan kegiatan seperti Festival Coklat yang mana merupakan data tarik tersendiri di Banyuwangi," pungkasnya.


(sun/bdh)