BMKG Kembali Ingatkan Potensi Tsunami 28 Meter di Pacitan, Ini Upaya Pemkab

Purwo Sumodiharjo - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 15:51 WIB
BMKG di Pacitan
Foto: Purwo Sumodiharjo
Pacitan -

BMKG kembali mengingatkan potensi tsunami setinggi 28 meter di Pacitan. Waktu kedatangan diperkirakan 30 menit setelah gempa terjadi. Perkiraan itu merupakan skenario terburuk sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan.

"Itu potensi dan belum tentu terjadi," ucap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati saat mendampingi Mensos di Pacitan beberapa waktu lalu.

Skenario terburuk sengaja dipilih, lanjut Dwikorita, untuk meningkatkan kesiapsiagaan. Tak hanya bagi masyarakat namun juga pemangku kepentingan setempat. Pun kejadian tersebut tidak diharapkan, namun upaya mitigasi bencana harus dilakukan.

"Kalau latihannya sudah terburuk, terparah kalau terjadinya kurang dari itu diharapkan semakin cekatan, terampil," katanya.

Dwikorita mengaku sudah melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan di Kota 1001 Gua sejak awal tahun. Itu berkaitan dengan rekomendasi yang dikeluarkan BMKG terkait antisipasi ancaman megathrust tersebut.

Di antara poin rekomendasi tersebut adalah pentingnya penyediaan tempat evakuasi lengkap dengan rambu di sepanjang jalur. Tidak itu saja, BMKG juga menyarankan agar dibangun Tempat Evakuasi Sementara (TES) di area kota. Ini karena jarak permukiman yang jauh dengan perbukitan.

"Maka kalau untuk lari ke tempat yang tinggi itu perlu waktu yang lama. Padahal waktu yang tersisa hanya sekitar 30 menit. Sehingga perlu dibuatkan Tempat Evakuasi Sementara," tandasnya.

Lihat juga Video: Gempa M 5,2 Guncang Pacitan, Tak Berpotensi Tsunami

[Gambas:Video 20detik]