Vaksinasi COVID-19 Sasar Kru dan Penumpang Kapal di Pelabuhan Tanjungwangi

Ardian Fanani - detikNews
Jumat, 17 Sep 2021 14:33 WIB
Kru kapal, sopir logistik dan nelayan di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi menjalani vaksinasi COVID-19. Vaksinasi ini bagi masyarakat yang keluar atau masuk Banyuwangi.
Vaksinasi di Pelabuhan Tanjungwangi/Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi -

Kru kapal, sopir logistik dan nelayan di Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi menjalani vaksinasi COVID-19. Vaksinasi ini bagi masyarakat yang keluar atau masuk Banyuwangi.

Vaksinasi pada kelompok sasaran ini terus dipacu dalam rangka percepatan vaksinasi COVID-19. Vaksinasi itu digelar di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi, Jumat (17/9/2021).

"Target utama kita adalah kru kapal yang belum vaksin," jelas Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjungwangi, Letkol Marinir Benyamin Ginting kepada detikcom.

Dia menegaskan, semua kru kapal yang bersandar di Pelabuhan Tanjungwangi harus sudah melakukan vaksinasi COVID-19. Yang belum, kata dia, wajib melakukan vaksinasi yang sudah disediakan di terminal penumpang, Pelabuhan Tanjungwangi.

"Termasuk kru kapal yang lagi lego jangkar di tengah dan awak kapal nelayan juga harus vaksin," terangnya.

Untuk diketahui, sambil menunggu jadwal bersandar, biasanya kapal yang akan berlabuh di Pelabuhan Tanjungwangi lego jangkar di tengah laut, tak jauh dari pelabuhan. Tidak terkecuali kapal barang ataupun kapal nelayan yang berukuran besar yang akan membongkar hasil tangkapannya.

Dia menambahkan, penumpang di Pelabuhan Tanjungwangi didominasi sopir kendaraan logistik. Sesuai aturan yang ada, semua penumpang kapal wajib menunjukkan kartu vaksin baik itu kartu vaksin pertama ataupun kedua. Selain itu penumpang juga wajib menunjukkan surat keterangan tes antigen dengan hasil negatif.

"Karena ini aturan harus kita patuhi, harus kita ikuti. Tujuan kita sama memutus mata rantai dan mengurangi penyebaran COVID-19," tambahnya.

Menurut dia, selama masa pandemi, aktivitas di Pelabuhan Tanjungwangi relatif normal. Karena sektor transportasi laut khususnya angkutan logistik tidak mengalami penurunan. Sebaliknya, justru meningkat.

"Karena kebutuhan pokok masyarakat tidak berkurang. Sehingga truk logistik justru naik jumlahnya," bebernya.