Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir Pendaratan di Banongan Situbondo

Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir Pendaratan di Banongan Situbondo

Ardian Fanani - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 17:27 WIB
Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir Lakukan Pendaratan di Pantai Banongan
Foto: Istimewa (Dok DispenKormar)
Banyuwangi - Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir TNI AL menggelar latihan di Pantai Banongan Asembagus, Situbondo, Jatim. Latihan dengan tajuk Latihan Satuan Lanjutan II Aspek Laut Triwulan III ini diikuti pasukan gabungan.

Latihan pendaratan amfibi melibatkan prajurit Infanteri, Kavaleri, Artileri dan Bantuan tempur dari jajaran Pasmar 2 tergabung dalam Pasukan pendarat. Mereka melakukan pendaratan amfibi, di pantai Banongan Asembagus, Situbondo, Jawa Timur, Rabu (15/09/2021). Pasukan gabungan dipimpin oleh Danpasrat Letkol Marinir Widarta Kusuma.

Wakil Komandan Pasmar 2, Kolonel Marinir Purwanto Djoko Prasetyo selaku Wadirlat mengatakan, latihan ini melibatkan prajurit dari satuan-satuan tempur di Pasmar 2. Latihan ini akan berlangsung hingga 17 September 2021.

"Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan satuan tempur Pasmar 2 serta profesionalisme prajurit sesuai kesenjataan masing-masing," ujarnya kepada wartawan.

Prajurit Pasmar 2 Korps Marinir Lakukan Pendaratan di Pantai BanonganPrajurit Pasmar 2 Korps Marinir Pendaratan di Pantai Banongan/ Foto: Istimewa (Dok DispenKormar)

Tak hanya pasukan, latihan juga dilengkapi dengan meterial tempur Korps Marinir. Diantaranya BMP-3F, BTR 60, PT-76, RM 70 Vampire, meriam Howitzer 105 mm dan BVP-2, dengan melibatkan tiga KRI, pesawat cassa dan helly bell.

"Kita juga bawa alutsista milik Pasmar 2 Korps Marinir. Pasukan diuji kemampuan dan keterampilan pelaksanaan fungsi kepemimpinan lapangan, mulai dari tingkat kelompok hingga komandan Batalyon," katanya.

"Sasaran latihan agar tercapainya kemampuan satuan dalam melaksanakan Prosedur Pimpinan Pasukan (P3) dengan baik, tercapainya kemampuan dan pemahaman teknik/taktik pengerahan satuan lapangan secara terkoordinasi dan terintegrasi di jajaran Pasmar 2 serta menguasai proses koordinasi antara kesenjataan di lapangan," tambahnya.

Purwanto menambahkan, materi yang dilatihkan meliputi terjun tempur, pendaratan khusus, pendaratan amfibi, pertempuran perkotaan, operasi mobut, perdaratan khusus dan lain-lain.

"Kita harapkan dapat mewujudkan kesiapsiagaan operasional satuan-satuan di jajaran Pasmar 2 dalam menghadapi setiap ancaman yang mengganggu stabilitas Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya. (fat/fat)