Vaksinasi Penyandang Disabilitas di Jatim Capai 80%

Hilda Meilisa - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 15:27 WIB
Vaksinasi Penyandang Disabilitas di Jatim Capai 80%
Vaksinasi penyandang disabilitas (Foto: Istimewa)
Surabaya -

Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta mengatakan capaian vaksinasi penyandang disabilitas di Jatim telah mencapai 80%. Hari ini, ada 4.700 dosis yang diberikan difabel di Jatim.

Nico menyebut 4.700 dosis ini terbagi menjadi tiga lokasi. Ada 2.700 dosis di Polda Jatim, 1.000 di polres Bangkalan dan 1.000 di Polres Tanjung Perak.

Dia menambahkan vaksinasi penyandang disabilitas ini diselenggarakan Akademi Kepolisian (Akpol) 95, Patriatama yang terkoneksi secara video conference dengan 13 polda, alumni Akpol 93 dan vidcon interaktif dengan Kapolri. Rencana hari ini dilaksanakan vaksinasi 38 ribu dosis secara serentak se-Indonesia.

"Kami Polri, bersama TNI dan Pemprov selalu bersinergi. Kami berharap sinergitas ini mendapat dukungan dari masyarakat dengan mendaftar di Babinsa dan Babinkantibmas untuk mendapatkan vaksinasi," kata Nico, usai meninjau vaksinasi di Gedung Mahameru, Polda Jatim, Jumat (3/9/2021).

"Saya memberi apresiasi kepada angkatan 95 yang menunjukkan bhakti pada Negeri. Serta apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) serta bapak ibu orang tua kaum difabel serta adek adekku yang sudah mau datang melaksanakan vaksin ke dua pada hari ini," tambahnya.

Di kesempatan ini, Nico memaparkan total sasaran vaksinasi di Jatim yakni 31.600.000 orang. Lalu, data terakhir pada 2 September sudah menyuntikkan pada 31,4 persen dari sasaran. Lalu untuk tenaga kesehatan dan petugas layanan publik telah 100% divaksin.

"Sedangkan yang masih kami kejar di bawah 20 persen adalah anak-anak, remaja dan lansia. Sedangkan angkatan 95 ini sasarannya adalah kaum difabel," ucapnya.

Nico menyebut pihaknya sudah mendapatkan informasi dari Kadinkes jika sudah datang 2,3 juta vaksin sinovac yang nantinya akan segera dibagikan. Sedangkan Polda Jatim akan mendapat 300 ribu dan Kodam 300 ribu dosis.

"Capaian vaksinasi di Jatim untuk kaum difabel sudah 80 persen, sedangkan vaksin dari Polri sudah menerima 1,423.000 dan sudah digunakan tinggal tersisa 183 ribu, dan sudah disebar sehingga tiga sampai empat hari lagi akan habis," tambah Nico.

Sementara usai menerima vaksin, peserta juga diberi sembako serta voucher isi ulang oksigen. Nico berpesan meskipun sudah divaksin, masyarakat harus tetap mematuhi protokol kesehatan, memakai masker, jaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

"Hidup kita sudah berubah, pola kita harus mengubah sehingga kita bisa selamat. Ayo ubah prilaku ben selamet (ayo ubah perilaku biar selamat) situasi sudah berbeda," pesannya.

(hil/fat)