KPK Kembali Geledah Rumah Bupati Probolinggo

M Rofiq - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 12:58 WIB
KPK kembali datangi rumah dan pemkab probolinggo
Lokasi rumah Bupati Probolinggo (Foto: M Rofiq/detikcom)
Probolinggo -

KPK kembali menggeledah rumah milik Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin Anggota DPR RI. Kali ini tim penyidik KPK yang datang membawa 5 kendaraan.

Informasi yang dihimpun, kedatangan KPK kali ini juga membawa serta ajudan Bupati Tantri. Ajudan pria tersebut tiba di rumah Jalan Ahmad Yani No 9 Kelurahan Sukabumi Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo, ini tiba sekitar pukul 11.00 WIB.

Ajudan tersebut turut dibawa ke Jakarta karena berada di lokasi saat KPK OTT Bupati Probolinggo, Senin (30/8/2021). Hingga pukul 12.30 WIB, rombongan KPK tersebut belum juga keluar dari rumah berukuran 20x30 meter persegi tersebut.

Sebelumnya, selama 9 jam penyidik KPK menggeledah rumah Bupati Probolinggo. Dari hasil penggeledahan itu, KPK membawa barang bukti sebanyak 5 koper besa. Penggeledahan dilakukan terkait suap jual beli jabatan kades.

KPK juga menggeledah kantor Pemkab Probolinggo rumah dinas, Kantor Kecamatan Paiton dan Krejengan serta kantor Desa Karangren Kecamatan Pajarakan.

Sejauh ini KPK menetapkan 22 orang sebagai tersangka suap jual-beli jabatan kepala desa atau kades di Kabupaten Probolinggo. Dari 22 orang, baru 5 orang yang ditahan KPK.

5 Orang resmi ditahan KPK, yakni: Hasan Aminuddin (Anggota DPR RI) ditahan di Rutan KPK Kavling C1, Puput Tantriana Sari (Bupati Probolinggo) ditahan di Rutan KPK pada Gedung Merah Putih, Doddy Kurniawan (Camat Krejengan) ditahan di Rutan Polres Jakarta Pusat, Muhammad Ridwan (Camat Paiton) ditahan di Rutan Polres Jakarta Selatan, SO ditahan di Rutan KPK pada Pomdam Jaya Guntur.

Sedangkan 17 ASN yang terlibat kasus jual beli jabatan PJ Kades di wilayah Kabupaten Probolinggo diharapkan juga mengikuti proses hukum lanjutan secara kooperatif. Dari 17 orang itu 12 ASN yang memberi suap untuk menjabat PJ Kades di wilayah Kecamatan Krejengan untuk menyerahkan diri.

(fat/fat)