Round-up

Saat Kades di Jombang Dianiaya Orang Dengan Gangguan Jiwa hingga Tersungkur

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 10:11 WIB
Kades Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Sugeng Samsuri dianiaya warganya sendiri hingga tersungkur. Video penganiayaan tersebut beredar melalui WhatsApp.
Video penganiayaan yang beredar/Foto: Tangkapan Layar
Surabaya -

Kades Catakgayam, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Sugeng Samsuri dianiaya warga hingga tersungkur. Pelaku ternyata orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan sudah dibawa ke rumah sakit jiwa (RSJ).

Seperti dalam video yang diterima detikcom, pelaku seorang pria bertubuh tinggi besar dengan model rambut dikuncir, awalnya hanya menuding-nuding wajah kades. Pria berkaus kerah motif garis-garis ini lalu menendang Sugeng yang tubuhnya lebih kecil.

Sugeng sontak melemparkan ponselnya ke arah pelaku usai terkena tendang pahanya. Pelaku kembali menendang dan meninju tubuh Sugeng. Seketika Sugeng tersungkur di hadapan para perangkat Desa Catakgayam.

Kapolsek Mojowarno AKP Yogas mengatakan, penganiayaan tersebut terjadi di gedung serba guna kantor Desa Catakgayam pada Selasa (31/8) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, Sugeng dan para perangkatnya berlatih paduan suara.

"Kemarin itu tiba-tiba pelaku datang saat kades latihan koor untuk Agustusan. Tiba-tiba pelaku mengamuk tak jelas, sempat menendang Pak Lurah, lalu dilerai perangkat," kata Yogas kepada wartawan, Kamis (2/9/2021).

Dalam video yang sama, pelaku tampak belum puas setelah membuat Kades Catakgayam tersungkur. Ia terus memarahi kepala desa dan sempat melayangkan tendangan. Beruntung Sugeng berhasil menghindar, lalu mengunci diri di ruangan kerjanya.

Yogas menjelaskan, Kades Catakgayam telah melaporkan penganiayaan ini ke Polsek Mojowarno. Beruntung Sugeng tidak menderita cedera serius. Menurut dia, Jamis adalah orang dengan gangguan jiwa.

"Pelaku bernama Jamis Teguh (50), warga Desa Catakgayam, hidup bersama ibunya," terangnya.

"Menjadi ODGJ sejak 2017 mungkin karena gagal jadi kades. Dia pernah nyalon kades, tapi gagal," kata Yogas.

Ia menjelaskan, Jamis pernah mengamuk merusak kaca kantor Desa Catakgayam pada 2018. Namun, ia lolos dari proses hukum karena divonis mengidap gangguan jiwa. Sehingga Jamis dikirim ke rumah sakit jiwa di Malang.

Lihat juga video 'Pria Gondrong Teror Warga Sidrap dengan Lemparan Batu, Gangguan Jiwa?':

[Gambas:Video 20detik]