Viral Pria Pamer Alat Vital di Jalanan Kota Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 21:08 WIB
pamer alat vital di malang
Lokasi tempat pria pamer kemaluan (Foto: Muhammad Aminudin)
Malang -

Warga Kota Malang dihebohkan dengan sebuah video seorang pria pamer kemaluan atau alat vitalnya. Video itu viral di media sosial.

Dalam video berdurasi 26 detik itu, terlihat seorang pengendara motor berdiri di pinggir jalan. Pria itu mengenakan jaket, helm, dan mengendarai motor matik. Tiba-tiba pria tersebut mengeluarkan kemaluannya.

Perekam diduga seorang perempuan yang sedang duduk di kursi trotoar. Si perekam juga merekam jelas nopol motor N 5587 AAV yang dikendarai pria tersebut.

Polisi langsung bergerak cepat untuk menyelidiki video viral itu. Lokasi di mana video diambil segera diketahui. Peristiwa itu terjadi di Jalan Semeru, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

pamer alat vital di malangFoto: Muhammad Aminudin

"Terkait asusila yang dilakukan pengendara motor roda dua, TKP Jalan Semeru, anggota sudah datang ke TKP untuk lakukan penyelidikan," ujar Kapolsek Klojen AKP Domingos Ximenes kepada wartawan di Mapolsek Klojen Jalan Kelud, Kamis (2/9/2021).

Domingos mengungkapkan penyelidikan juga mengarah kepada identitas motor yang dikendarai. Dari nopol itu akan dilacak siapa pemilik dari kendaraan tersebut.

"Kita sudah tahu motor dan ciri-cirinya. Identifikasi tengah dilakukan untuk mengungkap pemilik dari kendaraan tersebut," ungkap Domingos.

Polisi juga meminta masyarakat agar tak segan memberikan informasi terkait viralnya video pria pamer alat vital tersebut.

"Ciri-ciri pelaku sudah kita ketahui, tinggal kami meminta masyarakat apabila ada yang mungkin pada saat itu mengetahui, silahkan datang ke Polsek untuk memberikan keterangan agar kita mengungkap secepatnya," ujarnya.

Domingos mengaku pihaknya sampai kini belum menerima laporan terkait kejadian pamer alat vital tersebut. Penyelidikan dilakukan setelah video itu viral.

"Sampai saat ini belum ada laporan resmi entah korban atau keluarga korban kita belum terima. Kita hanya tindak lanjuti yg menjadi viral di media sosial tersebut," pungkas Domingos.

(iwd/iwd)