Bupati Jember Minta Maaf soal Honor Pemakaman COVID-19

Yakub Mulyono - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 18:00 WIB
Bupati Jember Hendy Siswanto meminta maaf soal honor pemakaman COVID-19. Sebab, ia sempat menerima honor Rp 70,5 juta.
Bupati Jember Hendy Siswanto (tengah)/Foto: Istimewa
Jember -

Bupati Jember Hendy Siswanto meminta maaf soal honor pemakaman COVID-19. Sebab, ia sempat menerima honor Rp 70,5 juta yang menimbulkan kegaduhan.

Permintaan maaf disampaikan Hendy di hadapan anggota DPRD Jember dalam sidang paripurna tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). "Selaku Bupati dan Kepala Daerah, dari lubuk jiwa yang terdalam dan penuh kerendahan hati, saya meminta maaf," kata Hendy, Senin (30/8/2021).

Dia mengakui, polemik honor pemakaman COVID-19 membuat Jember penuh kegaduhan. Bahkan menjadi sorotan dan pemberitaan nasional. Hal itu telah menimbulkan ketidaknyamanan seluruh masyarakat Jember.

"Saya meminta maaf atas kegaduhan itu," imbuhnya.

Hendy juga berterima kasih kepada seluruh warga Jember dan semua pihak yang telah memberikan kritik. Dia juga menyadari perlunya asas kepantasan dan moralitas dalam sebuah kebijakan.

"Ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi kami dan seluruh jajaran birokrasi Pemerintah Kabupaten Jember," ujarnya.

Mengenai honor pemakaman COVID-19, menurut Hendy, asas kepantasan, kepatutan dan moralitas harus berada di atas segalanya. Dia tidak ingin melukai hati seluruh rakyat Jember dan seluruh rakyat Indonesia.

Maka dari itu, dia kembali menegaskan bahwa seluruh honor pemakaman COVID-19 yang dia diterima bersama sejumlah pejabat Pemkab Jember, sudah dikembalikan ke Kas Daerah. Sehingga tidak menimbulkan kerugian keuangan negara.

"Terlebih penting lagi, tidak boleh terulang kembali," terangnya.

"Maka, saya sudah perintahkan kepada jajaran birokrasi, agar semua SK dan Perbup yang tidak pantas dan tidak patut, sekali lagi harus dievaluasi total," sambungnya.

Lihat juga Video: Risma Marah-marah di Jember, Waketum PKB Turut Menanggapi

[Gambas:Video 20detik]