Jelang Sekolah Tatap Muka, Penjualan Seragam SD-SMA di Surabaya Masih Sepi

Amir Baihaqi - detikNews
Sabtu, 28 Agu 2021 18:44 WIB
penjual seragam sekolah di Pasar Wonokromo
Penjualan seragam sekolah masih sepi (Foto: Amir Baihaqi/detikcom)
Surabaya -

Sejumlah toko seragam sekolah di Surabaya mengaku penjualan masih sepi. Padahal mulai Senin (30/8/2021) Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan dimulai.

"Masih sepi. Belum ada pesanan atau penjualan," beber Anas (48), salah satu pemilik toko di Pasar Wonokromo kepada detikcom, Sabtu (28/8/2021).

"Kalau ada pesanan seragam malah dari Bali. Kalau di Surabaya masih sepi. Belum ada," imbuh Anas.

Menurut Anas, sejak pandemi memang penjualan atau pesanan seragam hampir tidak ada sama. Jikapun ada, itu hanya satu dua saja.

"Ya memang sejak pandemi ini hampir tidak ada. Kalau ada pun paling satu, dua itu pun pakaian olahraga," terang Anas.

Anas menduga sepinya pesanan seragam karena para orang tua siswa masih ragu apakah PTM akan benar-benar dilaksanakan.

"Ya karena kan situasinya belum jelas. Makanya sepi. Jadi mereka mungkin menggunakan seragam yang lama dahulu," kata Anas.

Hal senada diungkapkan penjual seragam sekolah di Pasar Pucang, Nia (30). Dia mengaku belum ada pembeli yang datang membeli seragam sekolah baik SD hingga SMA.

"Masih sepi-sepi saja meski sudah dengar kalau hari Senin besok sudah ada yang masuk sekolah," jelas wanita berjilbab ini.

Dia mengaku sejak 2 tahun ini belum ada yang beli seragam sekolah. Yang laku hanya kaos dalam ukuran anak-anak saja. Selebihnya tidak ada yang laku.

"Susah mbak sejak Corona. Tidak ada pembeli sama sekali. Nelongso ga payu blas (Kasihan tidak ada yang beli sama sekali)," tegasnya.

(fat/fat)