Jelang Sekolah Tatap Muka, Khofifah Minta Kepala Daerah Prioritaskan Vaksin Pelajar

Faiq Azmi - detikNews
Jumat, 27 Agu 2021 19:25 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa
Foto: Faiq Azmi
Surabaya -

Pemerintah pusat telah memberi lampu hijau terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Hal itu ditindaklanjuti dalam rapat koordinasi terbatas melalui daring yang diselenggarakan Kemenkomarves.

Pada kesempatan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang turut hadir meminta kuota tambahan ke pusat untuk mempercepat vaksinasi di dunia pendidikan.

"Kami laporkan kepada Bapak Menko Marves bahwa untuk mencapai 100 persen vaksinasi untuk guru dan siswa SMA dan SMK, Jatim masih membutuhkan 1,1 juta lebih dosis vaksin COVID-19. Jika dihitung mulai usia 12 tahun, maka dibutuhkan 3,2 juta dosis vaksin. Oleh karena itu, kami mohon dengan hormat agar Kementerian Kesehatan dapat segera memenuhi kebutuhan tersebut, selain kebutuhan untuk masyarakat umum yang juga masih cukup tinggi," ujar Khofifah, dalam keterangannya yang diterima detikcom, Jumat (27/8/2021).

Khofifah menekankan, pentingnya vaksin bagi guru dan siswa dalam pelaksanaan PTM yang dimulai secara terbatas dan bertahap. Hal itu agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi guru, siswa, keluarga, serta masyarakat. Oleh sebab itu Gubenur Khofifah menekankan agar Bupati/Wali Kota memprioritaskan pemberian vaksin kepada para siswa khususnya SMA/SMK/Aliyah.

Dalam paparannya Khofifah juga menyampaikan bahwa di Jatim, vaksinasi untuk guru sudah mencapai 88,48 persen untuk dosis pertama dan 77,74 persen untuk dosis kedua. Sedangkan untuk siswa SMA, SMK, dan SLB sesuai kewenangan Provinsi baru mencapai 7,79 persen untuk dosis pertama dan 1,31 persen untuk dosis kedua.

Mantan Menteri Sosial ini juga memaparkan tentang upaya-upaya yang telah dilakukan bersama Pemkab/Pemkot terkait percepatan vaksinasi untuk pelajar.